Foto: Shutterstock
Femina melakukan survei untuk mengetahui apakah pola makan masyarakat bergeser menjadi lebih sehat selama pandemi.
Sebanyak 82% dari 300 responden, mengatakan bahwa pola makan mereka berubah selama pandemi. Tentunya ini karena 90% dari mereka lebih banyak waktu untuk masak sendiri di rumah. Namun, hanya 62% yang mengatakan bahwa kebiasaan ini mereka lakukan demi kesehatan. Sisanya lebih memilih kebiasaan ini karena dapat menghemat alokasi pengeluaran untuk makanan.
Anjuran lebih banyak mengonsumsi sayuran dan buah-buahan selama pandemi oleh para dokter dan ahli nurisi didengar. Dibandingkan sebelum masa pandemi, 73% mengaku lebih banyak mengonsumsi sayuran dan buah-buah untuk menjaga imunitas tubuh.
Tak cuma soal nutrisi, ketersediaan bahan makanan organic ternyata juga mempengaruhi pemilihan mereka dalam berbelanja. Sebanyak 69% responden merasa penting memilih bahan organik.
Walau tren makanan sehat sudah dimulai beberapa tahun lalu, nampaknya tren ini semakin mencuat ketika pandemi melanda. Keinginan untuk menjaga imunitas tubuh adalah salah satu alasannya. Pergeseran pola makan ini mungkin menjadi salah satu penyebab semakin banyaknya gerai online yang menjual makanan dan bahan makanan sehat.
Baca juga:
Habit Baru Belanja Online Bikin Bujet Jajan Bengkak. Ini Surveinya!
6 Kue Paling Viral di 2020. Mana yang Belum Anda Coba?
Rawon Menang Hasil Survei Sebagai Makanan Berkuah Terenak Se-Asia
Topic
#makansehat, #makanansehat, #covid-19, #survei