Kebanyakan kedai nasi Kapau menyajikan lauk-pauknya di meja yang lebih rendah daripada si pedagang, dijejerkan di hadapannya. Ini memudahkan dirinya dalam mengambil lauk dan menyendokkannya langsung ke piring nasi (terkadang memakai sendok khusus yang panjang).
Hidangan gulai pada nasi Kapau juga bintangnya. Sebut saja gulai tambusu, gulai kepala ikan, gulai ayam, gulai gajeboh (sandung lamur), gulai otak, gulai itiak, dan gulai jariang (gulai jengkol).
Menurut Reno Andam Suri, praktisi kuliner Minang sekaligus pemilik Rendang Uni Farah, yang khas dari nasi Kapau adalah gulai sayur berisi kacang panjang, lobak Singgalang, rebung, dan nangka. Di ibu kota, lobak Singgalang sulit ditemukan sehingga kerap diganti kol.
Sementara di rumah makan Padang, hidangan akan ditata di etalase secara bertumpuk. Pengunjung yang datang cukup duduk manis di meja saji, menanti kehadiran pramusaji dengan piring lauk bertumpuk-tumpuk di kedua tangannya. (f)
Baca Juga:
Bukan Berasal dari Negeri Barat, Es Krim Ternyata Berasal dari Tiongkok
Desain Terbaru Modena, Hasil Kolaborasi dengan Bunga Citra Lestari
Kini Ada Cokelat Rasa Soto, Rendang, Hingga Kunyit Asam, Berani Coba?
Trifitria Nuragustina
Topic
#nasikapau, #kulinerminang, #padang, #minangkabau, #kuliner