District 8 SCBD, Lot 28
Kalangan gourmand di Jakarta yang familier dengan restoran Tom’s by Tom Aikens di London bergirang ketika mendengar cabangnya akan dibuka di Jakarta.
Berlokasi di area SCBD, kedatangannya serentak dengan pembukaan hotel The Langham, Jakarta di District 8 SCBD, yang berpartner dengan Agung Sedayu Group.
Akhirnya, 9 September 2021, hotel diresmikan, diikuti reservation list untuk Tom's yang segera penuh. Perlu bersabar mendapatkan meja di restoran bergengsi ini untuk weekend.
Publik juga perlahan tahu bahwa hotel ini menyimpan Alice Restaurant. Di restoran yang apik ini, afternoon tea-nya perlu masuk ke bucket list Anda.
Menunya terdiri dari scones, finger sandwich, hingga petite baked tarts. Untuk menikmati signature set ini, datang di antara pukul 12.00 - 17.00 WIB.
Dari bar menu, french rosé dan champagne disebutkan menjadi koleksi istimewa.
Kue-kuenya berkualitas tinggi mengingat standarnya mengacu ke Palm Court, restoran di The Langham, London, yang memopulerkan afternoon tea di seantero Inggris. Set teh sore di Palm Court diperkenalkan ketika The Langham, London, berdiri di tahun 1865. Segala yang dihadirkan hotel berpredikat ultra-luxury tersebut menjadi tren kala itu.
Situs berita standard.co.uk menulis “Afternoon Tea at The Langham: How one London Hotel Kickstarted a British Dining Tradition”.
Artikel tersebut bercerita tentang afternoon tea yang bercikal bakal dari kebiasaaan aristokrat Anna Maria Russell, bertitel Duchess of Bedford.
Frustasi dengan tren makan malam supertelat yang berkembang di negaranya, ia mengisi perut dengan menikmati teh dan roti-rotian kecil di pukul empat sore. Roti-rotiannya mungil, beroleskan mentega dan clotted cream. Teh yang dipilihnya seringkali darjeeling.
Segera, ia menyebar undangan ngeteh sore di rumahnya di area Woburn Abbey. Segera, gaya ini menyebar dan jadi gaya ngumpulnya para sosialita London di tahun 1840-an.
Namun, gaya ini benar-benar mengemuka ketika hotel-hotel mewah di Inggris menyertakannya dalam menu. Yang paling mencuat, versi The Langham, London, hotel berskala grandé pertama di London.
Artikel tersebut menyinggung betapa mahalnya ngeteh di sana. Dari bon bersejarah yang tersimpan, tercantum pesanan ‘tea, plain’ yang harganya setara dengan sekali supper dan luncheon di hotel tersebut!
Hotel ini memproklamirkan institusinya sebagai hotel yang memopulerkan afternoon tea, mengingat tahun berdirinya yang dua dekade sebelum The Savoy, dan 40 tahun sebelum The Ritz.
Kini, turis yang ke London, wajib ngeteh di Palm court, The Langham, London.
Anda yang di Jakarta, bisa memulainya di Alice Restaurant.
Femina sudah mencoba timeless tradition ini dengan setting restoran yang tak kalah mewah dengan Palm Court di The Langham, London.
Semua pastry dan dessert-nya berpenampilan genit. Teksturnya beragam, seru menikmatinya. Cangkirnya dari fine china porcelain. Klasik, tentunya. Let's have a cup of tea! (f)
Baca juga:
Berekplorasi di Dapur Saat Pandemi, Nicholas Saputra Pede Dengan Masakannya
Seberapa Pedasnya Buldak Sauce Varian Extreme? Fans Kfood Perlu Tahu
Perluas Popularitas Daging Asap, RAMUASAP Authentic Smokehouse Dibuka di Kemang
Trifitria Nuragustina