Telp: (021) 2295 8196.
Jam buka: 11.00 – 00.00 WIB.
Harga*): Rp50.000 – Rp700.000 (belum termasuk pajak 10% dan service charge 8%).
Suasana: Santai dengan interior modern elegan.
Pada tahun 1899, tawaran kontrak kerja di pertambangan emas Peru memulihkan kondisi ekonomi orang Jepang yang morat-marit karena krisis ekonomi. Mereka berpindah dan menetap, melakukan adaptasinya pada selera lokal dan menciptakan nikkei, salah satu peleburan budaya makanan yang populer di dunia. Peru kini adalah negara dengan populasi etnis Jepang terbesar setelah Brasil di Amerika Selatan.
Adanya ruang eksplorasi menjadikan nikkei sebagai jenis hidangan di beberapa restoran terkenal dunia. Ferran Adrià mendirikan Pakta di Barcelona, London memiliki Cotto Matte. Kota Lima tentunya memiliki banyak restoran nikkei, termasuk Maido, penyabet posisi kedua dalam panduan S. Pellegrino & Acqua Panna - Latin America’s 50 Best Restaurant 2016.
Ketertarikan Dicky Riadi dalam mempelajari nikkei menjadikannya kepala dapur di sini. Ia antara lain pernah bekerja di Nobu (Miami) dan sempat menjadi private chef Lenny Kravitz pada tahun 2012.
Tiradito Salmon menjadi perkenalan perdana femina dengan cita rasa nikkei. Mirip seperti ceviche, tapi dibentuk menyerupai potongan sashimi lalu disiram saus yang terdiri atas jeruk nipis, red spicy pepper, dan jahe parut.
Ada pula Anticucho Barbecue, pilihan satai ayam atau daging sapi yang dilumuri shoyu dan bumbu cajun khas Amerika Selatan. Kita masih bisa merasakan bahan demi bahan yang tidak tertutupi sepenuhnya oleh bumbu. Ringan khas Jepang dan menyegarkan khas Peru.
Coba kelembutan Canadian Black Cod Misoyaki dengan total marinasi selama 36 jam. Tekstur ikannya tetap lembut dan sangat juicy saat dikunyah. Nikmat! (f)
Baca juga:
Dapur Hangat Spanyol di Movida Bali
Topic
#rekomendasirestoran, #restoranjepang