Foto: Dok. Francis Artisan Bakery
Dibuat dengan perasa dan pewarna alami, serta absennya bahan pengawet, menjadi persyaratan roti sehat di bakery ini. “Raginya alami. Dibuat dari fermentasi anggur. Baik untuk penderita penyakit maag,” jelas Adi Kwok, Direktur Francis Artisan Bakery.
Memadukan teknik pembuatan roti Eropa dengan ciri khas roti Asia rupanya menjadi jurus jitu kedua yang mampu memikat pembeli. Jika melihat sekilas jajaran roti di etalase, Anda pasti akan terpikat oleh bentuknya yang besar seperti roti artisan dari Jerman. Namun, jika diperhatikan, toko ini mengingatkan pada toko roti Asia yang memiliki varian rasa beragam, mulai dari cokelat, buah-buahan, kacang, hingga roti ber- topping gurih.
Tak hanya tampilan dan ragam rasanya, teksturnya pun memadukan ciri khas roti dari dua benua ini. Anda akan menemukan kulit roti yang tebal dan garing seperti roti Eropa, namun dengan ‘daging’ yang lembut layaknya roti-roti di Asia.
Membeli roti di sini tak perlu menebak-nebak rasanya, sebab tiap roti yang dipajang selalu disertai dengan tester. Walaupun tak berpengawet, bukan berarti roti ini tidak tahan lama. Tiap kali membeli roti, Anda akan mendapatkan katalog yang mencantumkan tip menyimpan dan memanaskannya.
Lokasi: Mal Kelapa Gading 3, Jl. Boulevard Kelapa Gading Blok M, Kelapa Gading
Jakarta. Telp: (021) 45876436. Jam buka: 10.00-22.00 WIB. Suasana: Gerai roti modern. (f)