Begitu pula di Le Meridien Jakarta, yang mengundang para tamu untuk memulai perjalanan kuliner penuh cita rasa, kekayaan budaya, dan tradisi berabad-abad melalui tema The Silk Road of Iftar.
Pengalaman bersantap selama Ramadan tahun ini di Le Meridien Jakarta menyorot berbagai hidangan dari Timur Tengah hingga India, seakan mengulang Jalan Sutra ratusan tahun lampau.
Di Al Nafoura Restaurant, kamu bisa menikmati Ramadan Nights in Beiteddine, terinspirasi kemegahan Kastil Beiteddine di Lebanon, yang juga menjadi kediaman musim panas Presiden Lebanon. Chef Hammady menyuguhkan sajian khas Timur Tengah mulai dari kurma, laban, Oriental Rice, hingga ragam mezze dengan rasa autentik.
Berbuka puasa bersama juga jadi tradisi di Lebanon, berpusat pada acara berbagi Harouf Ouzi, hidangan kambing muda panggang nan lembut, yang disajikan dengan nasi bulir panjang dan bumbu yang kaya berbagai rempah, seperti kayu manis dan kapulaga.
Jika kamu mencari keberagaman rasa, La Brasserie bisa jadi pilihan tepat. Di sini, Ramadan Kareem Buffet menawarkan hidangan dari takjil Nusantara dan jajan pasar yang membawa nostalgia, comfort food ala Asia yang lahir dari jejak para pengembara Tiongkok, hingga hidangan Peranakan yang menenangkan.
La Brasserie juga menambahkan kurasi makanan Eropa seperti pasta, Slow Roasted Beef, begitu pula sentuhan Timur Tengah sampai Asia Timur yang akrab di lidah. Komplet!
Vibes Ramadan yang berbeda ada di Poolside Le Meridien Jakarta. Dengan area kolam yang telah diremajakan, para tamu dapat menikmati momen berbuka sambil menyaksikan matahari terbenam di cakrawala Jakarta. Menu yang disajikan mencakup takjil, juga comfort food seperti Nasi Tempong dan aneka gorengan.
Le Meridien Jakarta juga menghadirkan iftar di No Na Ma, dengan makanan Jepang seperti sushi, yakitori, negima, teriyaki, hingga udon hangat.
Kalau kamu ingin icip-icip lintas rasa, kamu bisa mencoba paket Grand Buffet, yang memberikan akses bersantap ke La Brasserie, Poolside, dan Al Nafoura. (f)
Zornia Harisantoso
Topic
#ramadan, #kuliner