Foto: Isyana Atiningmas
Tema tahun ini, ‘Aneka Mie Nusantara’ digaungkan. Sajian mi yang berasal dari dataran Tiongkok telah membaur dalam budaya Indonesia dan menjadi salah satu sajian khas Nusantara. Dekorasi yang ditampilkan dalam KTD tahun ini adalah kampung Tiongkok di masa lampau. Kios bambu didandani lengkap dengan atap runcing, bendera dan lampion warna warni ciri khas Pecinan.
Satu blok dalam KTD didedikasikan untuk para penjaja mi Nusantara, di antaranya, Mie Ayam 99, Mie Kangkung President, Mi Cakalang RM. Palem, Mie Aceh Seulawah, Mie Jowo Semar, Mie Kocok Marika, dan Mie Celor Bunga Mas. Femina mencoba Mie Goreng Cakalang. Mienya yang tebal tersalut daging ikan cakalang suwir yang diaduk bersama kucuran jeruk nipis. Tambahkan sambal untuk hantaman pedas. Sedap! Lain lagi dengan mi godog jawa dengan cita rasa yang ringan menyegarkan.
Selain mie, kios pedagang legendaris yang hampir tiap tahun hadir dalam festival ada Serabi Solo Notosuman Ny. Handayani, Ketupat Rusmini, Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih, dan Sate Ayam Blok S juga ramai dikunjungi pembeli. Untuk sekadar camilan sambil ngongkrong di keramaian festival, bisa pesan Siomay Ayam yang mengepul hangat di kios Aneka Jajanan Pasar Pastelia. Coba nikmati es duren yang segar di kios Es Duren Iko Gantinyo untuk mengusir hawa panas. Selain itu, masih banyak sajian menarik yang tak mungkin habis dicicipi dalam sehari. Ayo eksporasi kuliner Nusantara!