Trem dari distrik bisnis Melbourne itu membawa femina menuju selatan kota, ke kedai kopi ST. ALi, untuk segelas soy latte sebelum terbang ke Jakarta. Di sebuah pasar yang tak berjauhan darinya, aroma buah segar, warna-warni flower shop, dan garasi delicatessen yang baru dibuka memberikan suasana pagi yang khas. Sembari bergegas, femina membalas sapaan pagi para pedagang. Semua Melbournian* hangat dan approachable seperti ini.
Soy latte pesanan femina disuguhkan dengan keramahan yang sama di neighborhood coffee shop itu. Semua pengunjung larut dalam obrolan pagi dan **flat white. Dengan vibe seasyik ini, Melbournian memang tak menciptakan brunch, tapi mereka sukses menjadikannya sebuah gaya hidup.
Sang pemilik, Salvatore Malatesta, membawa dua ‘rasa’ yang begitu nempel dengan Melbourne -coffee culture dan brunch-- ke negeri kita. Di ST. ALi Jakarta, ruang lapangnya tak berpendingin udara, Anda diajak untuk ngopi di teras, serta menikmati aroma Orthodox Blend (dari biji kopi Guática dan Raiha -Red.), yang membaur dari mesin kopi La Marzocco di area muka.
Tampak kesibukan chef Mark Richardson menyiapkan buttermilk chicken untuk burger dan Koo Koo Ca Choo (crispy potato hash, mushroom duxelle, poached egg, Emmental, dan truffle vinaigrette) di suatu Sabtu yang luar biasa ramai. Ia berada di Jakarta untuk pembukaan lokasi perdana ST. ALi di Asia Tenggara ini.
Hidangan brunch diperkaya pastry dan bakery yang disuplai BEAU hingga Ladies Who Bake. Semua ini membuatnya pas sebagai tempat sarapan seawal pukul 7 pagi, tapi tidak untuk menghabiskan macet usai ngantor karena sebagaimana gaya seberang, ST. ALi tutup pukul 6 sore.
Merek ini cerdas berpartner dengan Common Grounds Coffee Roastery Jakarta, yang lebih dulu menghangatkan coffee scene lokal. Tumbuhnya ***third wave coffee shop menduplikasi jumlah peminum kopi serius atau mereka yang setidaknya berada di lingkaran ini untuk menikmati gaya hidup. Momentum yang dengan mudahnya membuahkan antrean untuk segelas kopi di weekend ST. ALi Jakarta!
Alamat: Setiabudi One, Jl. Rasuna Said No.63, Kuningan, Jakarta Selatan. Telp: (021) 52906814. Jam buka: 07.00-18.00 WIB. Suasana: Datangi di luar jam makan besar untuk atmosfer lebih tenang.
*Sebutan untuk penduduk lokal Kota Melbourne.
** Gaya kopi susu populer di Australia. Espresso (satu shot) dengan milk foam lebih sedikit daripada latte. Biasanya disajikan di cangkir yang lebih kecil daripada cappuccino.
*** Kedai kopi dengan biji kopi pilihan yang disangrai saksama, ditangani lebih personal oleh barista yang seringkali adalah pemiliknya sendiri.
Trifitria Nuragustina