Femina mendapat kesempatan untuk menyicipinya beberapa waktu yang lalu. Roti dengan carbon butter menyambut saat femina dipersilakan duduk di meja. Mengawali makan malam, King Crab Gaspacho yang segar dengan grilled tomato dan sentuhan lemon puree membangkitkan selara bersantap.
Tak lama, Wagyu Carpaccio dengan smoked cipriani sauce dan carbon crackers menyusul. Kemudian hadir Grilled Baby Cos, selada romaine ini di-grill bersama keju, lalu dihidangkan dengan truffles Caesar dressing, dan brioche croutons. “Jangan lupa untuk mengucurinya dengan air lemon, agar rasanya balans,” ujar chef Mathias saat menjelaskan hidangan ini. Teskturnya crunchy, rasanya segar dan gurih. Ini menjadi salah satu menu favorit femina.
Sebagai appetizer, hadir Smoked Ricotta Tortellini dengan caramelized onion puree dan chicken broth. Sebelum masuk ke menu utama, Chilean Seabass dengan tekstur yang lembut hadir bersama gurihnya kombu dan brown butter miso.
Steak daging sapi ini disajikan dengan berbagai pilihan saus dan garnish atau side dish yang bisa dipesan sesuai keinginan. Jangan ragu untuk menanyakan paduan yang tepat kepada para pramusaji yang melayani.
Pengalaman bersantap di Carbon by TDR ini tentunya dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan yang sedang berlaku. Penyediaan hand sanitizer dan peralatan makan steril individual sudah menjadi sandar. Kapasitas tamu dibatasi hingga 50% kapasitas total ruangan. Jika ingin mencoba pengalaman ini, sebaiknya melakukan reservasi terlebih dahulu. (f)
Baca juga:
Penemu Daging Sapi Pertama Buatan Lab Bakal Menyapa Indonesia
Siapkan QR Code Scanner Ketika Akan Makan di Restoran
Topic
#steak, #diningroom