Tak hanya itu, mengangkat tema Diversity in South-East Asia Through Music and Fashion, Bajafash yang telah empat kali digelar ini mengusung misi untuk mempererat persahabatan antar negara asia tenggara lewat musik Jazz dan membuat fashion lokal lebih luas dikenal di negeri Batam dan negara tetangga.
Di mata Indina, kedekatan tiga negara; Indonesia, Malaysia, dan Singapura ini bisa dilihat dari irama musik melayu juga keroncong yang ada di ketiga negara. Sementara dalam fashion, desain dan trend di ketiga negara selama ini banyak saling memengaruhi.
"Kami punya komitmen untuk mengangkat talent lokal, Batam dan daerah-daerah dalam radius yang dekat, karena itu kami juga menggelar music camp untuk mengajak talent lokal dan mengajak desainer lokal, Natasya Rofalina, Lina Sukijo, dan Febby Erika untuk tampil," ujar salah satu founder Batam Jazz Society ini.
Meski bukan perkara mudah untuk mewujudkannya, Indina tidak menyerah dan berharap ke depannya Bajafash akan semakin berkembang dan gaungnya meluas. "Batam adalah tempat yang sangat strategis, dan Bajafash adalah wujud nyata untuk membuktikannya" tukasnya. (f)
Topic
#batam, #jazz