Tak heran jika pertemuan itu berlanjut jadi kolaborasi, dalam bentuk koleksi kapsul ready-to-wear yang diluncurkan pada Hari Kebaya Nasional 24 Juli lalu, dan ditampilkan dalam ekshibisi Heritage Reimagined di ASHTA District 8, Jakarta.
Koleksi kolaborasi ini dirilis dalam dua kesempatan, yang selengkapnya akan dilansir pada Hari Batik 2 Oktober nanti. Ada 13 item busana siap pakai berbentuk kemeja, rok, korset, serta luaran dalam siluet busana tradisional Indonesia.
Kebaya Kartini, kebaya kutubaru, atasan janggan, beskap, sikepan Hussar khas prajurit Keraton Surakarta, dan surjan dikemas dengan gaya modern kontemporer dalam palet warna yang netral seperti putih, hitam, merah hati, biru laut, dan hijau gelap.
Materialnya juga beragam—dari katun, suiting fabric, jacquard, dan batik tulis Cirebon berbahan dasar katun. Tersedia juga korset dan rok berkorset khas Wilsen Willim, dengan masukan kreatif dari Dian Sastrowardoyo.
Di Heritage Imagined, terlihat koleksi terinspirasi siluet kebaya Kartini, kebaya kutubaru, sikepan Hussar dan beskap. Padu padannya modern, berjiwa muda, namun bisa dipakai untuk acara lebih formal juga.
Di acara pembukaan Heritage Imagined beberapa waktu lalu, Dian Sastrowardoyo hadir memadukan koleksi Scallop Crop Beskap warna merah hati + Kartini Shirt putih Wilsen Willim x Dian Sastrowardoyo dengan denim.
Selain koleksi kolaborasi Wilsen Willim x Dian Sastrowardoyo, ekshibisi Heritage Imagined menampilkan koleksi couture perdana Wilsen Willim, Algorithm: Universal Language.
Ditampilkan juga koleksi batik tulis Cirebon algoritma Wilsen Willim, busana siap pakai Wilsen Willim, sepatu koleksi Bocorocco x Wilsen Willim, serta aksesori dari Subeng Klasik x Wilsen Willim 2.0—semuanya bisa langsung kamu miliki.
Heritage Imagined berlangsung di Melting Pot Ground Floor Ashta District 8, Jakarta, hingga 30 Agustus nanti. (f)
Baca juga:
Algoritma Tenun di Semesta Paralel Wilsen Willim
Palet Warna Khas Hari Raya dan Siluet Bervolume di Koleksi Terbaru Wilsen Willim
Reinterpretasi Kebaya oleh Sebastian Gunawan Signature, Menawan Saat Dikenakan KD dan Dian
Zornia Harisantoso