Fashion Trend
The Locker Room Jadi Arena Lacoste Hadirkan Kembali DNA Atletik di Koleksi Spring/Summer 2026

23 Oct 2025

Dari ruang ganti olahraga lanjut ke aktivitas rutin kaum urban
Inspo gaya legasi dalam jukstaposisi
Koleksi yang menonjolkan kembali DNA atletik
Kenyamanan dengan sentuhan sensualitas yang segar
Tamu show: Kai EXO, Henry Lau (seperti yayang mau padel, ya), Woochan dari AllDay Project
Tamu show: Venus Williams, Raisa, Adrien Brody
Apa yang terjadi di ruang loker atau ruang ganti sebelum dan setelah kita berolahraga?

Begitu banyak cerita sekaligus gaya para pencinta olahraga bisa tersampaikan di sana; dalam momen candid yang kadang bikin orang lain penasaran.

Impresi itu mengilhami Pelagia Kolotouros, Direktur Kreatif Lacoste, untuk mengubah Hall Eiffel, Lycée Carnot, Paris, mahakarya kaca dan besi dari arsitek Hector Degeorge yang dibangun tahun 1895, menjadi ruang instalasi bertajuk The Locker Room.

Konsep ruang ganti sebagai ruang peralihan, di antara euforia kemenangan dan refleksi kekalahan, jadi lokasi presentasi koleksi Lacoste Spring/Summer 2026. Dalam ruang immersive ini, Pelagia Kolotouros menafsirkan ulang DNA atletik jenama fashion ini menjadi sebuah pengalaman sensorik berbasis dunia olahraga.

Koleksi ini mengeksplorasi jukstaposisi dan legasi olahraga sang pendiri, René Lacoste. Ada transparansi dan opasitas, kenyamanan dan kemewahan, hingga keleluasaan dengan sentuhan effortless chic yang menggoda.

Jukstaposisi ala ruang ganti yang elegan dan sporty. Foto: Dok. Lacoste

Gaya sporty khas Lacoste hadir dalam interpretasi terbaru beragam material; polo shirt transparan, busana dari leather yang reflektif, hingga busana dari bahan tech-silk dan nilon ringan serta katun.

Siluet dan tekstur yang ditampilkan mengedepankan fleksibilitas dan energi atletik, menghasilkan paduan yang seperti plot twist: Tak terduga namun menggugah sense of fashion.

Setelah memperkenalkan tailoring dalam koleksi debutnya, Kolotouros melanjutkan visinya untuk musim ini melalui siluet longgar yang sensual dan reinterpretasi polo klasik; versi oversized dari nilon transparan, dipadukan struktur yang leluasa atau celana lebar bergaya vintage.
Advertisement

Kolotouros juga bermain dengan bahan handuk premium, poplin, hingga wol dan mohair lembut, yang tetap nyaman dikenakan di iklim tropis.

Logo aligator Lacoste yang di musim sebelumnya tampil out of the box, kali ini diterjemahkan menjadi sulaman halus yang terinspirasi lapangan tenis dari rumput.

Hall Eiffel, Lycée Carnot, Paris, disulap jadi ruang ganti yang menggelitik rasa ingin tahu penonton. Foto: Dok. Lacoste

Palet warna koleksi Spring/Summer 2026 menghadirkan nuansa nostalgia sportswear, tapi tidak melupakan elegansi ala fashionable circle dari René Lacoste di era 30-an. Hijau, oranye, biru, hitam, hingga cokelat, krem dan putih hadir mewakili keseruan ruang ganti ala Lacoste.

Tentunya Lenglen Bag juga kembali dengan sentuhan baru; kali ini detail tipping khas yang terinspirasi rok tenis lipit vintage dengan handle menyerupai gagang raket tenis.

Jika kamu berada di ruang ganti dengan mereka yang bergaya seperti ini, cerita apa yang bakal terjadi? (f)

Baca juga:
Koleksi Runway Lacoste Fall/Winter 2025 Kini Tersedia di Fruition
Kampanye Ramadan 2025 Lacoste dengan Teknologi AI, Tetap dengan Identitas Sport-Chic
Aroma Maskulin Sporty Lacoste Original, Legasi Keharuman 4 Dekade



 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?