Tas Ikonis dari Masa ke Masa
3 Mar 2017
Selain peran fungsional, tas juga berperan sebagai pernyataan gaya, sama seperti busana. Beberapa tas berikut ini sering dicari karena dinilai sebagai
statement gaya.
1. Louis Vuitton Speedy Bag
Popularitas tas tangan keluaran rumah mode Paris, Prancis, ini berbentuk seperti kotak pos dan bertahan hingga lebih dari 70 tahun. Speedy
bag merupakan tas kreasi kedua setelah Keepall
travel bag yang diciptakan pada tahun 1930. Meski tas Speedy telah diperkenalkan pada tahun 1932, tas ini mulai melejit pada tahun 1960-an ketika
Audrey Hepburn, aktris Hollywood yang terkenal lewat film
Breakfast at Tiffany, terlihat selalu menjinjing tas tersebut. Hingga kini, tas Speedy masih terus diproduksi dengan berbagai motif, seperti
damier, damier azur, dan
epi leather dengan empat ukuran, yaitu 25 cm, 30 cm, 35 cm, dan 40 cm.
2. Gucci Bamboo Bag
Karena kurang pasokan bahan baku tas selama Perang Dunia II, Gucci bereksperimen dengan bahan baku tas tidak biasa, seperti linen dan rami. Salah satu inovasi paling menarik adalah batang tebu mengilat yang dibentuk seperti pegangan bambu. Lekukan pegangan tersebut terinspirasi dari bentuk pelana kuda. Mendiang
Elizabeth Taylor dan
Princess Diana turut memperkenalkan tas ini ke publik. Hingga kini, tas bambu masih menjadi produk terlaris. Gucci juga baru saja memperkenalkan versi terbaru
Dionysus Bamboo Top Handle untuk
spring summer 2017.
3. Balenciaga Motorcycle Bag
Nama
Balenciaga makin harum ketika
Nicholas Ghesquiere selaku
creative director memperkenalkan tas berdesain unik berbahan kulit lembut pada tahun 2000. Jenis tas yang tidak berdesain
structured tersebut sempat diragukan oleh manajemen Balenciaga. Keraguan itu terbantahkan ketika tas berdetail
zipper, studs, dan gantungan bermaterial kulit halus ini dijinjing oleh
Kate Moss dan selebritas lainnya. Motorcycle
bag memiliki tekstur kerut, garis halus, dan warna kulit yang tampak seperti noda. Meski demikian, para pencinta
fashion tetap jatuh hati pada tas seharga di atas Rp20 juta ini karena dinilai memiliki
personality tersendiri.
4. The Christian Dior Lady Dior Bag
Model tas wanita ini mudah dikenali karena memiliki bentuk desain yang sangat feminin dan elegan. Berawal sebagai hadiah istri Presiden Prancis,
Bernadette Chirac, kepada
Princess of Wales Diana pada tahun 1995. Tas itu diberi nama Chouchou, yang lalu dikenal dengan nama Lady Dior Bag. Keistimewaan tas ini terletak pada pola jahitan rumit yang terinspirasi dari jahitan kursi
Napoleon III ketika menyaksikan
show pertama
Christian Dior pada tahun 1947. Ciri khas tas yang memerlukan waktu 8 jam kerja untuk diproduksi ini terletak pada pelat
signature atau emblem berupa 4 huruf: D.I.O.R, yang menjadi semacam perhiasan elegan.
5. Anya Hindmarch I’m Not a Plastic Bag
Para
fashionista tidak sembarang menyebut
Anya Hindmarch sebagai ‘ratu tas’. Ia sangat kreatif menciptakan tren. Setelah koleksi tas
print yang bisa mengakomodasi foto pribadi pemilik tas, Anya makin tenar karena mengeluarkan
shopping bag bertuliskan “
I’m Not A Plastic Bag” pada
spring 2007. Tas tersebut hadir sebagai bentuk kepeduliannya terhadap produk ramah lingkungan. Di Amerika Serikat, tas ini terjual habis hanya dalam hitungan jam.
(f)
Baca juga:
Infografis: 6 Jenis Panties Sesuai Kebutuhan
Tampil Memukau dengan Aksesori Teranyar 2017
3 Inspirasi Baru untuk Gaya Profesional Anda
Topic
#fashionitem