Tory Burch mengambil pendekatan menarik dengan lipit dengan mengombinasikannya dengan teknik serut (drawstring). Hal ini menciptakan kombinasi permainan volume, tekstur, dan warna cerah yang saling melengkapi.
Dikenal sebagai pionir dalam pengolahan lipit dalam mode, Issey Miyake kembali unjuk kebolehannya. Bila rumah mode lain mengambil pendekatan klasik, Issey menggunakan material yang lebih terstruktur dan ajeg sehingga ketika lipit tersebut dikemas dengan pola sirkular, terciptalah tampilan yang unik dan tampak bagai pahatan. Meski tampak kaku, teknik lipit dan material yang dipilih membuatnya tetap nyaman saat dikenakan.
Lipit paling banyak dipilih oleh rumah mode yang ingin menampilkan sisi elegan tahun ini. Sebut saja Christopher Kane. Kane dikenal dengan rancangan yang berani memadukan sisi romantis dengan nuansa rock pada rancangannya, kali ini mengangkat lipit untuk menampilkan sisi elegan melalui gaun lipit berwarna metalik. Gaun berpotongan A dalam warna hijau metalik dengan aksen tali kulit dengan buckle pada bagian atas contohnya. Ada juga gaun mini keemasan yang dilengkapi sabuk kulit hitam sebagai kontrasnya. Elegan, namun tetap ada sentuhan rock di dalamnya.
Baca Juga
Kembalinya Tren Stoking Bermotif
Tangkapan Tren Dari Panggung JFW 2022
Selayang Pandang Jakarta Fashion Week Ke-14
Topic
#ModeFemina, #Trend2022