Pertama, ia tak ragu memasukkan warna hitam dan putih, yang selama ini dianggap sebagai warna ‘tabu’ dalam merayakan Imlek. Bagi Wilsen Willim, hitam dan putih membuat koleksi Lunar 2026 lebih seimbang, karena ia memilih palet warna yang lebih matang dan elegan, seperti merah gelap, biru gelap, biru langit, dan gradasi abu.
Kedua, meski tetap mengambil siluet dan detail dari busana Tiongkok, seperti kerah Shanghai maupun cheongsam, Wilsen Willim mendesain setiap item mudah dipadupadankan, dan total look yang ia tawarkan pun terasa timeless, tak sekadar busana untuk dress code selebrasi Imlek.
Dalam acara di The Lunar New Year Celebration di The Langham, Jakarta, yang berlangsung di T’Ang Court, Wilsen Willim menunjukkan padu padan modern dari koleksi Lunar 2026 untuk pria dan wanita, dilengkapi aksesori Subeng Klasik dan kacamata koleksi Optik Seis.
Setelah menikmati hidangan lezat diawali Shredded Duck Spring Roll with Shaved Frozen Foie Gras, Dimsum Platter yang menggoyang lidah, Braised King Prawn in Spinach Chicken Broth Topped with Caviar, Braised Homemade Soy Beancurd with Truffle Pumpkin Sauce, serta ditutup Chilled Silky Coconut Pudding, para tamu menyaksikan koleksi Lunar 2026 dalam beragam padu padan.
Koleksi Lunar 2026 yang dirancang sarat akan nuansa peranakan kontemporer modern itu juga terlihat dipakai oleh para selebritas sahabat Wilsen Willim, dengan gaya personal masing-masing. Benang merahnya: Elegan, dinamis, timeless. (f)
Zornia Harisantoso