IN2MF 2024 Diramaikan oleh 218 Desainer dan Jenama Lokal serta Internasional
9 Nov 2024
Pesatnya kemajuan modest fashion Indonesia sudah mendapatkan pengakuan dunia. Berdasarkan State of Global Islamic Economic Report 2023, kinerja ekonomi syariah Indonesia berada pada peringkat ke-3 dunia, salah satunya disumbang sektor modest fashion, yang juga menempati peringkat ke-3 dunia setelah Turki dan Malaysia.
Bank Indonesia bersama
Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia, dan
Indonesian Fashion Chamber (IFC) menyelenggarakan acara tahunan
Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF) sebagai platform untuk mengintegrasikan ekosistem modest fashion dalam mewujudkan ekonomi syariah yang inklusif, berdaya tahan, dan berkelanjutan.
Alexandra Askandar, Wakil Dirut Bank Mandiri, dalam busana Batik Riana Kesuma; koleksi Ayu Dyah Andari dan koleksi Anita Yuni. Foto: Dok. IN2MF 2024
Tahun ini, penyelenggaraan IN2MF, yang masuk ke dalam rangkaian
Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2024, terus ditingkatkan ke skala internasional sehingga produk modest fashion Indonesia juga lebih eksis di mata industri global.
"IN2MF dapat menjadi momentum penggerak ekosistem modest fashion di Indonesia dan menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah, swasta, asosiasi, perbankan, lembaga pendidikan dan masyarakat yang mendukung akselerasi Indonesia sebagai pusat modest fashion global dan produsen halal terkemuka di dunia," ujar Gubernur Bank Indonesia
Perry Warjiyo di acara pembukaan IN2MF.
Dilaksanakan pada 30 Oktober hingga 3 November 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), IN2MF mengusung tema
Elevating Sustainable Modest Fashion to the Global Stage. Penerapan konsep berkelanjutan dan optimalisasi penggunaan wastra dan kain lokal dikedepankan, mulai dari batik, songket, tenun ikat, tenun ATBM, lurik, tapis, sasirangan, jumputan, eco-print, bordir, hingga rajutan.
Koleksi Alessandra Topa (Italia), Zuhat Glo (Rusia), Asiyam (Australia), Melinda Looi (Malaysia). Foto: Dok. IN2MF 2024
IN2MF 2024 menghadirkan rangkaian
fashion show dan
trade show yang berstandar internasional. Selama 5 hari, IN2MF memamerkan 1.573 koleksi modest fashion dari 218 desainer dan jenama Tanah Air anggota Industri Kreatif Syariah (IKRA) Indonesia dan UMKM binaan Bank Indonesia, serta desainer dan jenama internasional dari Malaysia, Afrika Selatan, Australia, India, Italia, Rusia, Turki, Spanyol, UEA, dan Yordania.
IN2MF juga semakin menggiatkan program-program yang dapat meningkatkan kolaborasi antara desainer, jenama, influencer, konsumen, pelaku industri, dengan event-event nasional maupun internasional.
Koleksi Maison Arabelle (UEA), Duyos (Spanyol), Hamma Yassen (Yordania), Gigdemakin (Turki). Foto: Dok. IN2MF 2024
Contohnya, Business Matching Traditional Textiles mempertemukan desainer dan jenama nasional maupun mancanegara dengan artisan wastra Nusantara, Seminar Series on Modest Fashion, dan Focus Discussion Group untuk meningkatkan kapasitas desainer dan pelaku industri modest fashion di Tanah Air.
Zornia Harisantoso