Bagaimana jika konsep itu dipaduka siluet kontemporer dan kreativitas khas Indonesia sebagai koleksi fashion?
Sebagian hasilnya mungkin ada di runway Senayan City Fashion Nation XX lalu (20 September) di show Skyline Ascent, yang menampilkan 8 desainer dan jenama fashion member Indonesian Fashion Chamber Chapter Jakarta, serta Istituto di Moda Burgo Indonesia.
Koleksi Hannie Hananto yang playful membuka Skyline Ascent. Dinamika kehidupan urban dan arsitektur dari gedung beton diterjemahkan ke dalam koleksi didominasi warna hitam dan abu-abu, diselingi warna kuning dan merah, serta ilustrasi objek wisata di Jakarta.
Sekuens kedua menghadirkan koleksi Nura Boutique by Oewi Wahyono yang didominasi beragam nuansa biru lembut, sebagai interpretasi sang desainer akan modest wear bergaya city look.
Sekuens berikutnya menampilkan koleksi Chaera Lee dalam palet beragam rona abu-abu, dengan aksentuasi nuansa biru telur asin. Dengan styling lebih simpel, koleksi dengan permainan tekstur ini bisa jadi opsi gaya keseharian perempuan urban.
Selanjutnya ada koleksi abaya dari Althafunissa dalam palet nuansa bumi, abu-abu, dan hitam. Abaya dipresentasikan dengan sentuhan detail tanpa menghilangkan kesan santunnya.
Setelah itu Roemah Kebaya Vielga dari Vielga Wennida—yang juga Wanita Wirausaha Femina—mempresentasikan koleksi terbarunya, kebaya modern untuk ke kantor, dalam palet hitam-abu-abu dengan sentuhan lurik dan bordir bunga.
Eko Tjandra x BTS Plussize jadi koleksi keenam, dan bikin penonton bergoyang karena para model berjalan diiringi Nania Yusuf menyanyikan Training Season dari Dua Lipa.
Koleksi ini merayakan keberagaman perempuan dalam gaya streetwear yang didominasi putih dan abu-abu ini. Tak ada alasan sulit bergaya karena bentuk badan, seperti ditunjukkan para model plus size di sekuens ini.
Koleksi ketujuh langsung menyita perhatian karena tampilan berbeda. Sekuens ini adalah persembahan siswa Istituto di Moda Burgo Indonesia (Burgo Indonesia), melalui karya kolaboratif 5 desainer muda dari program Fashion Entrepreneur (FPreneur) angkatan 2026.
Koleksi dari Ning Santoso kemudian hadir, menerjemahkan arsitektur modern di Jakarta dan gemerlap kota menjadi rangkaian modest wear dalam siluet modern. Palet warnanya didominasi hitam-abu-silver, walau ada juga yang berwarna biru muda pucat.
Skyline Ascent ditutup oleh koleksi Miwa Heritage, menyorot gaya tekstil Nusantara yang bersanding dengan atasan bersiluet feminin-modern untuk tampilan di momen istimewa.
Koleksi ini seakan jadi penegas manis bahwa perempuan urban nan modern tentunya tetap bangga memakai warisan budaya di tengah hari-hari sibuk mereka. (f)
Baca juga:
Kekayaan Tenun Indonesia dalam Show Lungsara di Senayan City Fashion Nation XX
Koleksi Terbaru WOU Batik di Runway Senayan Fashion Nation XX
Anggun dan Koleksi Terbaru Toton dan Mel Ahyar Archipelago di Opening Show Fashion Nation XX
Zornia Harisantoso