Fashion Trend
Gaya Baru Sarung Modern

23 Sep 2016


Foto: Dok. Phillip Iswardono

Terinspirasi dari Sarong yang berakar dari tradisi dan adat, desainer Phillip Iswardono memberikan gaya baru pada sarung dalam pagelaran tunggalnya yang bertemakan EthniCode, pada Jogja Fashion Week yang diadakan 24-28 Agustus 2016 lalu di Jogja Expo Center, Yogyakarta.

Faktanya, sarung tidak hanya dipakai di Indonesia namun juga dipakai dan menjadi busana sehari-hari di beberapa negara di benua Asia dan Afrika. Dalam pagelarannya ini, Phillip bertujuan untuk mengkampanyekan sarung sebagai busana alternatif dan memperkenalkan gaya pemakaian sarung baru, mulai dari yang longgar dan nyaman, drapery, lipat, hingga tumpuk menumpuk. Koleksinya dipadukan dengan material lain seperti tenun lurik, tenun Troso Jepara, tenun Goyor Sukoharjo, tenun Tanimbar, dan batik Kelengan khas Jogja.
Advertisement

Bermain dengan warna cerah seperti merah, hijau, putih dan biru pada sesi pertama, dilanjutkan dengan warna hitam, putih, biru dongker dalam sesi kedua, Phillip menampilkan 94 busana yang terbagi menjadi dua koleksi.

Hasilnya, seluruh koleksi Phillip Iswardono meneriakkan tampilan yang modern, edgy dan berselera global tanpa meninggalkan akar kekayaan busana asli Indonesia. (f)

Baca Juga:


Topic

#sarung

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?