Sulit untuk melepas pandangan ketika dari satu demi satu padu padan tailoring apik khas jenama ini dengan Wastra Nusantara menawan. Inspirasi gaya yang indah untuk merayakan Hari Kebaya Nasional tanggal 24 Juli nanti.
Berkolaborasi dengan Cita Tenun Indonesia, Sapto Djojokartiko menghadirkan Saptojo Heritage sebagai reinterpretasi keindahan Wastra Nusantara, dalam sentuhan kemewahan kontemporer. Ada Tenun Buton dari Sulawesi Tenggara, Lurik Yogya, Tenun Sumba, Tenun Garut, Cual Sambas dari Kalimantan Barat, Songket Lombok, dan Endek Bali.
Palet warna luks yang dipakai umumnya juga terlihat pada deretan kain tenun tersebut. Warna-warna seperti Merlot (merah tua), Oyster (off-white), Chai (cokelat keemasan), Boa (cokelat), Ferbena (lila muda), dan Feta (butter yellow yang trendi) membuat koleksi kapsul ini benar-benar tak jemu dipandang, serta disandang pastinya. (f)
Baca juga:
Ini Dia Desainer Lokal di Balik Baju Alyssa Daguisé, dari Pengajian Sampai Acara Ngunduh Mantu!
L'Art Botanique du Paradis di Museum Nasional Indonesia, Selebrasi 75 Tahun Persahabatan Indonesia-Prancis
Inspirasi Gaya Ramadan dari Koleksi Terbatas Sapto Djojokartiko