Eksplorasi batik Madura bertemu detail dan elemen fashion lainnya ditampilkan Ivan Gunawan untuk lini Nusanova, dalam koleksi Nusanova 2.0: Sekar Jagat. Lini ini menghadirkan wastra Nusantara dalam reinterpretasi couture oleh Ivan Gunawan.
Menjadi show pembuka di hari kedua The Langham Fashion Soirée 2026 di The Langham, Jakarta (13 Agustus 2026), Nusanova 2.0: Sekar Jagat menampilkan batik Madura sebagai bintang panggung, dalam beragam siluet yang elegan tapi tak sedikit juga yang leluasa.
Batik adalah nyawa tiap tampilan. Permainan tekstur yang menemani batik Madura—dari lace (dengan begitu banyak eksplorasi), embellishment, leather motif croco hingga sutra yang halus—hanya pendukung dalam menyempurnakan total look yang luks tapi terlihat wearable untuk momen istimewa.
Detail intricate yang menggabungkan berbagai teknik jahit membuat 35 tampilan yang berjalan di runway menegaskan sisi couture yang ingin diangkat sang desainer.
Dibuka dengan penampilan model perempuan dalam gaun terinspirasi tukang sate Madura (lengkap dengan kumis palsunya), Nusanova 2.0: Sekar Jagat ditutup parade para model sebagai live mannequin, serta para penonton bisa melihat lebih dekat setiap tampilan.
Koleksi ini telah dipamerkan di ekshibisi fashion berjudul sama di D’Gallerie, Jakarta. Dan sebelum show digelar, Ivan Gunawan juga menerima penghargaan Rekor MURI sebagai Pameran Busana Imersif Pertama Berbasis Corak Batik Sekar Jagat Madura.
Pencapaian tersebut diberikan untuk format pameran yang memadukan koleksi busana dengan pengalaman immersive—selama empat hari (dibuka untuk umum), ekshibisi ini dikunjungi sekitar 2.600 orang. (f)
Baca juga:
Di JF3 Fashion Festival 2026, Billy Tjong Comeback Tampilkan Koleksi Fuchsia
Renungan TOTON dalam Menginterpretasi Kegelisahan Dunia dan Memaknai Waktu
Koleksi BIYAN Spring/Summer 2027: Makna Keindahan Seiring Waktu
Zornia Harisantoso