- Tunjukkan negoisasi, bukan otoriter. Katakan: “Sekarang sudah pukul 7, lho. Waktunya berangkat sekolah,” bukan,” Ibu ingin kamu berangkat sekolah.”
- Ajarkan disiplin dan lenyapkan egosentris anak. Beri ia pemahaman bahwa ada aturan yang berlaku di sekolah yang perlu ia patuhi.
- Luangkan waktu. Ingat, anak selalu butuh dorongan dan sentuhan seorang ibu untuk membuatnya tenang, percaya diri, dan merasa terlindungi. (f)
(Sumber: Leah Davies, M.Ed, Depatment of Counseling and Counseling Psychology Auburn University, Alabama, Amerika Serikat)
Foto: Fotosearch