Sepanjang hari, peserta dapat banyak ilmu untuk berbisnis produk digital. Foto: Dok. Lynk
Acara yang mengusung tema eksplorasi potensi kreativitas, teknologi, dan strategi inovatif di dunia digital ini menjadi wadah bagi para pelopor, inovator, dan pelaku ekraf untuk bertukar pikiran dan memperluas jaringan. Wamenekraf Irene dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam memajukan ekraf.
"Kemenekraf siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendorong pertumbuhan ekraf. Kami mengajak para pelaku ekonomi kreatif untuk sama-sama mendorong ekonomi kreatif Indonesia melalui program, akses, perizinan, dan lain-lain," ujar Irene.
Kemenekraf menyediakan berbagai program dan akses yang memudahkan para pelaku ekraf untuk mengembangkan bisnis mereka. Irene juga mengajak masyarakat untuk turut serta memajukan ekraf melalui berbagai cara.
Kevin Tano, Chief Product Officer Lynk.id, menjelaskan bahwa Ujung-Ujungnya Digital 2025 merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan produk digital kepada masyarakat Indonesia dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya digitalisasi dalam ekraf.
"Dengan dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif, diharapkan acara ini dapat memperluas jangkauan dan mempercepat perkembangan ekonomi kreatif digital di Indonesia," ujar Kevin.
Muri Handayani membangun bisnis online dari rumah sejak tahun 2013 dan telah membantu lebih dari 38 ribu perempuan, terutama ibu-ibu, untuk mandiri secara finansial. Diakui Muri, kehadiran lynk.id memudahkan banyak orang untuk memulai bisnis digitalnya. Lewat lynk.id Muri bahkan berhasil memperoleh cuan yang cukup fantastis hingga mencapai 2 miliar rupiah dalam waktu beberapa bulan saja.
Lain halnya dengan Wulan Miulan. Perempuan yang dijuluki sebagai "Ratu Live" ini mengaku sudah mulai bisnis digital kecil-kecilan sejak tahun 2011 di Facebook. Sempat merugi miliaran di masa pandemi, Wulan kemudian menekuni bisnis sebagai affiliate TikTok. Tanpa disangka kontennya berjualan booster ASI viral dan menarik perhatian pihak TikTok. Momen inilah yang kemdian mengantarnya ke dunia live streaming dan melejit hingga kini memiliki 24 akun yang semuanya aktif live streaming dengan 90 host dan 10 konten kreator.
Menurut Wulan, siapa saja bisa memanfaatkan kanal digital untuk bisnis. Kunci suksesnya adalah harus jeli memanfaatkan momen, menyasar market yang spesifik atau niche, dan tak kalah penting adalah membangun personal branding.
Ujung-Ujungnya Digital yang berlangsung satu hari penuh dari pagi hingga malam ini dihadiri sekitar 1.000 peserta yang antusias mencari ilmu untuk sukses di dunia digital.
Dengan adanya kolaborasi yang solid antara pemerintah, pelaku ekraf, dan masyarakat, diharapkan ekraf Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional. (f)
Baca juga:
Menyiapkan Pelaku Usaha Lebih Tangguh Menghadapi Tatanan Baru
Ingin Sukses Jadi Afiliator, Simak Dulu yang Satu Ini!
Dari Bandung ke Davos, Rahasia Sukses Restu Mande Tembus Pasar Internasional
Faunda Liswijayanti