Foto: Dokumentasi Pribadi
Masa kecil Mellissa disibukkan oleh aneka kegiatan di dunia entertainment. Di luar Lenong Bocah, ia juga aktif sebagai penyanyi dan presenter acara musik Kring-Kring Olala. Ia juga sempat menelurkan album dengan single andalan, Sejuta Buah. “Saya selalu semangat latihan ngelenong di Sanggar Ananda, meski tempatnya jauh dari rumah,” kata Mellissa, menyebutkan sanggar bentukan Aditya Gumay ini sebagai tempat ia pertama kali belajar akting.
Kini, lebih dari dua dekade berlalu, Mellissa aktif berprofesi sebagai psikolog. Jadwal praktiknya di Klinik Psikologi Universitas Indonesia (UI) terbilang penuh. Ia juga kerap menjadi narasumber berbagai talk show remaja maupun rubrik psikologi. Diakui Mellissa, menjalani 2 hal sekaligus, yaitu pendidikan dan entertainment, dengan totalitas penuh memang tak mudah. Namun, hal itu sudah menjadi prinsipnya sejak masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). Ketika itu, Mellissa yang hari-harinya disibukkan dengan kegiatan syuting tiap pulang sekolah tak lantas melupakan kewajiban utama sebagai pelajar.
Break syuting, di saat aktor dan aktris lainnya sibuk bersenda gurau, Mellissa malah menenggelamkan diri dengan pekerjaan rumah hingga menghafal rumus pelajaran eksakta.
Beranjak dewasa, meski memiliki jadwal syuting sinetron kejar tayang yang padat, Mellissa tak patah semangat untuk melanjutkan kuliah. Ia pun mendalami ilmu psikologi di Fakultas Psikologi, Universitas Atma Jaya, Jakarta. Rasa penasaran terhadap keunikan karakter tiap manusia membuatnya tertarik untuk belajar ilmu psikologi. Setelah lulus S-1 dengan IPK 3,8 dan mengantongi predikat cum laude, ia lantas menyelesaikan S-2 di Jurusan Psikologi Klinis, Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Ia pun kembali lulus dengan predikat summa cum laude dan mengantongi IPK: 3,91.
“Sejak masih kecil, Mama selalu menekankan saya untuk mengutamakan pendidikan. Pernah, ia tak mengizinkan saya mengambil tawaran peran utama untuk sinetron, karena khawatir jadwal syuting yang padat akan mengganggu sekolah,” kata putri sulung pasangan Antonius Harjanto Wibowo dan Arlian ini, tersenyum. Mellissa mengaku tak menyesali keputusan ibunya, karena dengan demikian ia bisa lebih konsentrasi belajar saat duduk di bangku SMA.
Populer dan berbakat sejak kecil, kehidupan Mellissa terbilang komplet. Diakuinya, popularitas memberikannya banyak kemudahan dalam hidup, termasuk soal penghasilan. Namun, baginya pekerjaan di dunia hiburan merupakan medium untuk menyalurkan hobi dan passion di bidang seni. “Banyak orang bertanya, ‘Ngapain, sih, kamu capek-capek sekolah, wong sudah dapat banyak tawaran main sinetron dan presenter TV?’” ujar wanita yang masih lajang ini.
Untuk pertanyaan seperti itu, ia hanya menjawab bahwa menuntut ilmu setinggi mungkin sudah menjadi tekadnya. Ia pun berencana melanjutkan pendidikan hingga jenjang S-3. “Tujuan utama saya sekolah bukan untuk mencari uang, melainkan untuk memperkaya kualitas diri. Saya percaya, pendidikan yang baik akan dapat mengoptimalkan pola pikir kita,” pungkas wanita kelahiran Jakarta, 10 Desember 1982, ini, tersenyum. (f)
Topic
#SelebritasCilik