Leonardo DiCaprio Syuting di Aceh
29 Mar 2016
Tanpa banyak publikasi,
Leonardo DiCaprio sudah menjejakkan kaki di
Indonesia. Bukan ke Jakarta atau Bali, melainkan
Aceh yang disambangi oleh Leo, tepatnya ke
Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Stasiun Penelitian Ketambe, Aceh Tenggara, pada hari Minggu, 27 Maret 2016.
Aktor pemenang Oscar 2016 ini tidak datang sendiri. Dirinya ditemani aktor Hollywood ternama lain, Adrien Brody dan Fisher Stevens serta sejumlah kru syuting film. Namun, mereka tidak syuting untuk film Hollywood, melainkan film dokumenter. Syuting film dokumenter merupakan salah satu agenda dari kunjungan utamanya untuk menengok kondisi ekosistem TNGL.
Seperti yang sudah diketahui, Leo merupakan salah satu aktor yang sangat peduli pada lingkungan. Bahkan, pada profil akun instangramnya, Leo menulis dirinya sebagai environmentalist. Kali ini, seperti dilansir situs gunungleuser.or.id, Leo menyaksikan keragaman flora dan fauna di TNGL. Selama hampir dua jam dihabiskan untuk mendengarkan suara para spesies burung serta perilaku Orangutan Sumatera.
Melalui postingan di akun Instagramnya (@leonardodicaprio) hari ini, Leo menjelaskan kedatangannya ke Aceh dalam rangka mendukung perlindungan habitat hewan liar yang terancam hilang. Leo pun mengunggah fotonya bersama gajah liar yang ditemui hari Minggu lalu.
Di postingannya ini, Leo juga mengecam ekspansi perkebunan kelapa sawit di wilayah hutan Gunung Leuser sebagai penyebab terancamnya kerusakan habitat hewan liar yang dilindungi. Padahal ekosistem hutan hujan Leuser merupakan habitat terbaik di dunia yang terakhir untuk gajah, harimau, badak, dan orangutan Sumatera.
Melalui yayasan pribadinya, Leonardo DiCaprio Foundation, Leo mendukung mitra-mitra lokal untuk suaka mega-fauna di ekosistem Leuser, tempat terakhir di Bumi bagi orangutan Sumatera, harimau, badak, dan gajah hidup berdampingan di alam liar.
Kalau Leo saja peduli, kenapa kita nggak?
Meiranie Nurtaeni
Foto: Gunungleuser.or.id, Instagram