Celebrity
Nyle DiMarco: Mencintai Kekurangan

8 Jan 2016


Nama Nyle Di Marco (26) langsung mencuri perhatian dan mengundang decak kagum ketika ia berhasil dinobatkan menjadi pemenang pertama di cycle terakhir America’s Next Top Model (ANTM), awal Desember lalu. Model tampan bertubuh seksi ini berhasil menumbangkan persepsi ‘kesempurnaan’ di dunia modeling.  

Tubuh tegap berototnya yang melenggang di atas catwalk menyihir ratusan pasang mata yang menyaksikan penampilannya dalam kompetisi ANTM 2015. Siapa sangka, di balik keindahan ragawinya, Nyle menjadi satu-satunya dan kontestan pertama yang menyandang keterbatasan pendengaran atau tunarungu. Ia sekaligus menjadi pemenang pertama di sesi pamungkas yang telah melewati 22 cycle ini.
   
Dalam akun Twitter-nya, @NyleDiMarco, ia berkata, ”Tujuan saya mengikuti kompetisi bukanlah untuk meraih kemenangan atau uang banyak, tetapi saya ingin mengubah dunia.” Ia percaya, kemenangannya akan membuat orang-orang kelak memandang berbeda terhadap penyandang tunarungu. Mereka bisa melihat bahwa seorang tunarungu bisa berjalan di catwalk besar dan jadi bintang di TV. Untuk itu, Nyle sangat memotivasi model dan aktor penyandang tunarungu untuk bisa mencintai kekurangannya.
   
Keikutsertaan Nyle di ajang bergengsi ini bermula dari postingan pose-pose sensualnya di akun Instagram-nya, @nyledimarco. Pose-pose yang memberinya predikat ‘Sexiest Men on Instagram’ versi majalah People ini membuat produser acara ANTM terpukau dan langsung meminta model kelahiran Queens, New York, 8 Mei 1989, ini untuk mengikuti audisi kompetisi ANTM. Tak satu pun yang menyadari bahwa Nyle sebetulnya seorang penyandang tunarungu. Mempertimbangkan potensi besarnya sebagai model, Nyle yang berpostur 188 cm ini pun beruntung diperkenankan ikut beradu bakat.
   
Advertisement
Nyle  sebetulnya sudah menjadi model freelance selama setahun sebelum ditemukan produser ANTM. Meski demikian, keterbatasan fisik  sempat membuat Nyle nyaris down ketika mengikuti karantina dengan finalis lainnya. Hanya menguasai bahasa isyarat membuat Nyle terputus komunikasi dengan para kontestan lainnya yang umumnya tak paham bahasa isyarat. “Terkadang ini membuat saya merasa terisolasi,” ungkap Nyle, yang selalu didampingi oleh interpreter-nya.
   
Meski tersisih dari rekan-rekannya, host dan show creator ANTM, Tyra Banks, mengomentari, ”Ia model yang sungguh hebat. Posturnya memesona. Begitu juga dengan kemampuannya berempati dan bagaimana ia berinteraksi dengan model dari berbagai latar belakang. Kepribadiannya mengesankan. Ia cantik luar dalam!”
   
Nyle juga menceritakan salah satu tantangan berat dalam kompetisi yang harus dihadapinya kala harus melakukan pemotretan di sebuah hutan belantara yang sangat gelap. “Saya ini sudah tuli. Pemotretan itu membuat saya ‘buta’ sama sekali. Tak bisa melihat dan mendengar apa pun. Saya menjadi sangat frustrasi karena ingin sekali tampil maksimal,” keluh Nyle, yang terlahir dari ayah dan ibu yang juga tunarungu.
   
Namun, keterbatasan fisik tak membuat semangatnya menyusut. Ia mengerahkan seluruh kemampuannya hingga terus melaju ke babak final. Salah satu foto terbaiknya yaitu posenya bersama seekor anjing husky. Sorot mata tajamnya yang berwarna biru tak ayal menyihir para juri.

“Ini adalah foto pertama saya mengenakan pakaian dan menjadi foto terbaik di kompetisi ANTM. Hal ini membuktikan bahwa saya bisa lebih dari sekadar mengumbar keindahan fisik. Tapi juga menguasai seni memadukan busana, skill modelng, dan mengatasi kekurangan saya,” kata Nyle, puas. Sepertinya para juri pun berpendapat sama, mereka tak hanya terpukau oleh keseksian Nyle. Keunikan Nyle sebagai penyandang tunarungu di dunia fashion menjadi nilai jual tersendiri. (f)
 


 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?