Foto: Instagram/@kimkardashian
Seperti disebut oleh EliteDaily.com, saat itu, Kim dan keluarga Kardashian-Jenner lain berlibur selama empat hari di Meksiko bulan Agustus lalu. Dengan begitu, setidaknya Kim bisa berfoto selfie sebanyak 1500 kali per hari. Menakjubkan, ya? Sepertinya, Kim selalu selfie kapan pun, di mana pun, dalam suasana apa pun. Bukan selalu jadi ajang pamer diri, karena mungkin Kim makin percaya diri dengan berfoto selfie.
Sebuah penelitian Universitas of California, Irvine (UCI) oleh baru-baru ini mengungkapkan, bahwa memotret diri sendiri berguna juga untuk menaikkan mood dan mencegah timbulnya stres serta rasa kesepian. Penelitian yang diterbitkan juga pada jurnal Psychology of Well-Being ini juga menemukan bahwa tidak selalu selfie yang diunggah yang membuat mood naik. Bahkan sekadar selfie untuk disimpan oleh diri sendiri pun sudah cukup membuat orang bahagia dan makin percaya diri. Karena itu, mungkin Kim bisa mengambil ribuan selfie dalam sehari, namun hanya 1 atau 2 foto yang diunggah.
Sedangkan, pada penelitian lain yang dilakukan oleh Cornell Universities, kebanyakan orang mengunggah sesuatu di media sosial sebagai tempat untuk mengabadikan suatu peristiwa agar selalu dikenang. Selfie berguna sebagai sarana pengingat.
Hal ini serupa dengan apa yang pernah diungkapkan oleh Kim sendiri, melalui wawancaranya kepada AdWeek, kalau dirinya berfoto selfie lalu mengunggah ke media sosial semata-mata demi kenangan yang akan dibuat oleh foto selfie tersebut.
“Banyak orang yang menganggap bahwa selfie hanya sebuah aktivitas yang konyol. Memang, tapi, lebih dari hal yang menyenangkan, saya melakukan ini supaya sewaktu-waktu bisa mengenangnya kembali,” ungkap istri Kanye West ini.
Apa pun itu, efek negatif atau positif yang ditimbulkan, semua kembali lagi bagaiman kita memanfaatkan foto selfienya sendiri. Setuju? (f)
Topic
#kimkardashian