Caca memang tidak mengungkapkan penyebab ayahnya mengemis. Tapi dirinya tidak malu karena ayahnya adalah orang baik, tidak menipu dan meremehkan orang lain, serta menghormati beliau sama seperti menghormati ibunya.
Menghadapi berbagai komentar negatif dari masyarakat, Caca menanggapi bahwa walaupun seseorang punya masa lalu yang dianggap kurang baik, bahkan ada yang menyebutnya sebagai aib yang mesti ditutupi, bukan berarti dia tidak pantas disayangi, diterima, dipahami, dicintai, dan dihormati sebagai individu yang masih bernapas.
Postingan Instagram tersebut diunggah Marshanda setelah dirinya menemui Irwan Yusuf di Panti Sosial Bina Insan, Cipayung, Jakarta, 28 Maret. Pada postingan tersebut, Caca juga mengunggah foto bersama sang ayah, yang diakuinya didapat dari hasil pencarian di dunia maya (googling) sebab sudah tidak mempunyai foto aslinya.
Mesk tanpa foto aslinya, tidak mengurangi kesungguhan Caca meminta agar orang tetap menghormati ayahnya dengan alasan semua orang punya kelebihan dan kekurangan.
“Jangan hanya karena “aturan masyarakat” yang nggak tertulis mengenai apa yang “wow” dan apa yang patut dianggap remeh, kita jadi hidup nggak pakai hati dan nggak mengenal cinta lagi,” tuturnya.
Caca pun menutup postingannya dengan pernyataan bahwa semua orang berhak dihormati, diterima, dan disayang, bagaimana pun keadaan kita.
Setuju, Ca!
Meiranie Nurtaeni
Foto: Instagram