Penyanyi yang biasa disapa KD ini menuturkan, masa remajanya dulu juga diwarnai konflik. Datang dari kota kecil Batu, Malang, tak sedikit orang yang meremehkan dirinya. KD juga mengaku tak percaya diri dengan warna kulitnya yang sawo matang dan tubuh yang tak terlalu tinggi. “Saya sempat minder saat awal datang ke Jakarta. Takjub dengan paras gadis-gadis Jakarta yang cantik,” akunya.
Untungnya, KD memiliki talenta tinggi di bidang tarik suara. Hal itulah yang menjadi andalannya hingga bisa diakui di kancah internasional. Di usia 17 tahun, KD menjadi Juara I kontes menyanyi se-Asia: Asia Bagus 1992. “Saya membuktikan bahwa saya punya kemampuan yang dibanggakan. Prestasi itu menjadi jalan pembuka saya untuk melebarkan karier ke dunia akting,” ujar KD, yang sempat membintangi beberapa sinetron.
Baca juga:
Krisdayanti: Melewati Kekacauan
Marsha Chikita Fawzi: Generasi Millennial Terbuka untuk Berkolaborasi
Miley Cyrus, Generasi Millennial yang Provokatif dalam Mengubah Imej
Topic
#millennialmanual