Aneka produk dari produsen yang memgusung perdagangan adil dipamerkan dalam bazar World Fair Trade Day
World Fair Trade Day atau Hari Perdagangan Adil Sedunia yang diperingati setiap Sabtu pekan kedua bulan Mei, tahun ini jatuh pada tanggal 13 Mei 2023. Tujuannya untuk merayakan kontribusi dalam mengurangi kemiskinan, eksploitasi, dan perubahan iklim.
Tahun ini, mengusung tema, “Menata Ulang Ekonomi: Bisnis Regeneratif untuk Masa Depan, untuk Kehidupan yang lebih Baik”, momentum ini mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran guna mendukung perdagangan internasional menjadi lebih adil, termasuk sadar akan tanggung jawab sosial dan lingkungannya.
Bisnis regeneratif adalah bisnis yang memberi kembali lebih banyak kepada planet dan masyarakat. Gerakan perdagangan yang adil tidak hanya memastikan pekerja diperlakukan dengan upah dan kondisi kerja yang layak, tapi kesejahteraan semua stakeholder, mulai dari produsen, tenaga kerja, bumi, konsumen dan tentunya adil bagi pemilik usaha.
“Fair trade bukan sekadar Perdagangan dan bukan kegiatan Amal atau CSR, kita tetap berdagang dengan prinsip 3P yaitu people (manusia), planet (bumi), dan prosperity (kesejahteraan),” jelas Netty Febriani, Ketua Forum Fair Trade Indonesia (FFTI).
Netty melihat perkembangan Perdagangan bebas di Indonesia masih belum signifikan, padahal bisnis UKM memiliki potensi yang besar untuk menerapkan konsep ini. Hal ini tak lepas dari minimnya dukungan terhadap pelaku bisnis fair trade dan tingkat kesadaran konsumen Indonesia tentang perdagangan yang adil masih. Walaupun, beberapa tahun belakangan, diakui Netty, tren ini terus bertumbuh di masyarakat urban.
Netty pun berharap kedepannya, akan lebih banyak retail yang bisa menampung produk-produk dari Perdagangan adil, serta semakin banyak produsen yang menerapkan tata kelola perdagangan adil ini dalam menjalankan bisnisnya. Saat ini, baru ada 17 anggota FFTI di seluruh Indonesia. Dengan menjadi anggota FFTI, berarti bisnis tersebut telah melalui proses audit serta menerima sertifikasi. Rata-rata dari pelaku bisnis ini menjual produk mereka untuk ekspor ke beberapa negara di Eropa dan Amerika.
Guna merayakan World Fair Trade 2023 sekaligus memperkenalkan produk-produk dari anggota FFTI kepada masyarakat luas, FFTI bekerjasama dengan Parara Indonesia Ethical Store & Restaurant dan Komunal 88, menggelar bazar selama 2 hari pada Sabtu-Minggu (13-14 Mei).
Bazar yang tengah berlangsung di Komunal 88, jalan Ampera Raya, Pejaten Barat ini menghadirkan lebih dari 20 stand yang menampilkan produk-produk dari perdagangan adil, seperti Borneo Chic yang mengolah Anyaman rotan menjadi produk fashion berupa tas, dompet, dan clutch. Ada juga Maharani, produsen dan pengekspor aksesori berupa perhiasan perak dengan desain etnik dan kontemporer yang bekerjasama dengan 10 kelompok perajin di Bali dan sekitarnya.
Masukan bazar World Fair Trade Day 2023 dalam agenda Anda pekan ini. Cari tahu lebih banyak tentang bisnis perdagangan adil dan temukan produk-produk terbaik dari produsen yang mengusung prinsip fair trade. (f)
Baca Juga:
Menikmati Semangkuk Hangat Mie Sagu di Parara Indonesia Ethical Store & Restaurant
Febrina Bayu Rini Memberdayakan Perempuan & Disabilitas Lewat Sulam Tangan
Siapa Siap Ikut Menjaga Bumi?
Faunda Liswijayanti
Topic
#fairtrade, #perdaganganadil, #bazar