Foto: Pixabay
Sembari menenangkan diri cobalah berimajinasi, dan buat daftar panjang alternatif. Minta pendapat karyawan dan teman Anda. Pada tahap ini, jangan terlalu memfilter atau mengkritik kemungkinan-kemungkinan yang terjadi. Pada tahap ini, Anda harus beralih dari pembuat keputusan menjadi fasilitator untuk mendapatkan ide dari karyawan dan mitra bisnis.
3/ Pengujian
Memahami kebutuhan pelanggan atau konsumen adalah hal yang penting dalam menjalankan bisnis. Cobalah minta pendapat beberapa pelanggan Anda tentang apa yang mereka butuhkan. Hal ini masuk dalam tahap pengujian.
Pendapat dari pelanggan Anda dapat menghasilkan bukti yang berguna, bisa ditindaklanjuti untuk memperbaiki keputusan, dan hampir tidak memerlukan biaya.
Harus diakui bahwa sebagian besar orang saat ini tidak tahu apa yang akan terjadi pada ekonomi, bisnis, pekerjaan, keluarga, atau kesehatan mereka sendiri jika virus terus menyebar. Mereka mungkin belum secara akurat memprediksi kebutuhan mereka sendiri setelah wabah ini berakhir. Kalau memang sulit meminta pendapat mereka, tunda dulu atau fokus pada pelanggan potensial saja.
4/ Buat Prototipe
Tawarkan prototipe ini dengan pemasaran dan penetapan harga sesuai dengan kondisi pasca-coronavirus. Jadilah solusi yang membantu pelanggan memecahkan masalah yang telah mereka hadapi lewat produk atau layanan Anda.
Iklankan produk atau layanan baru tersebut menggunakan saluran minim biaya salah satunya media sosial. (f)
Baca Juga:
Infeksi COVID-19 Telah Menyebar di 34 Provinsi, Disiplin Kolektif Masyarakat Perlu Ditingkatkan
Kenali Tanda Burnout Karena Bekerja Dari Rumah
Ingin Memproduksi Masker Kain? Ini Bahan Terbaik
Topic
#corona