Pada 21 November nanti di JIExpo Kemayoran, Jakarta, KetuaUmum AISTea Galung Atri, sekretaris jenderal Ronald Goenawan dan bendahara Yosdian Adi, akan meluncurkan secara resmi keberadaan asosiasi tersebut. “Melalui AISTea, kami ingin menunjukkan bahwa teh dari perkebunan-perkebunan teh di Tanah Air pun banyak yang berkualitas,” kata Ratna.
Ia menjelaskan, keanggotaan AISTea dibagi dalam empat bagian, yakni para pendiri, anggota Platinum yang terdiri dari perusahaan dan pabrik, anggota Gold (kafe, toko teh dan pengusaha retail), dan anggota biasa untuk individu dan mahasiswa.
Sebagai bagian dari promosi AISTea untuk pertama kalinya menggelar kompetisi menyeduh teh untuk teh dari perkebunan teh diadakan di Tanah Air.
Sang penyeduh teh ternikmat menurut penilaian juri akan membawa pulang Rp 5 juta. Sementara untuk juara kedua dan ketiga, masing-masing akan membawa Rp 2 juta dan Rp 1 juta. Selain itu, setiap peserta akan mendapatkan satu set teh yang terdiri dari specialty tea atau teh berkualitas dengan karakter yang khas dari berbagai perkebunan di Indonesia. Untuk menentukan penyeduh terbaik, ada sederet juri yang terdiri dari para master teh dari perkebunan-perkebunan teh di Indonesia, tea specialist, chef, dan ahli kuliner, salah satunya William Wongso.
Berminat membuktikan kepiawaian Anda? Pendaftaran peserta dibuka mulai 17 Oktober sampai 14 November. Informasi lebih lanjutnya dimuat di www.sialinterfood.com. (f)
Baca juga:
Tip Merawat Cangkir Porselen Selalu Indah
400 Telur Untuk Royal Wedding Cake Princess Eugenie
Trifitria Nuragustina
Topic
#aistea, #lombakuliner