Foto: Dok. Freepik
Lipstik dan Feminitas
Lipstik memang alat make up esensial, sebanyak 86% responden mengaku dirinya lebih menawan saat mengenakan lipstik. Namun lipstik tidak dipersepsi sebagai bagian dari identitas bahkan lambang feminitas. Wanita-wanita ini menyebut lipstik hanyalah pulasan artifisial saja (56%).
Sebagai bagian dari interior kecantikan luar, lipstik cukup esensial. Lipstik saat jadi ‘senjata’ saat berada di tempat umum. Mendongkrak rasa percaya diri saat melakukan public speaking seperti presentasi, rapat, pidato (82%). bahkan 70% responden cermat memilih warna lipstik mereka untuk acara-acara penting diatas. Lipstik adalah senjata utama mereka (70%).
Apa yang menjadi alasan utama membeli lipstik? Ternyata faktornya banyak dan relatif yang tidak ada yang dominan. 25% responden menjawab faktor warna menjadi pertimbangan utama. Sebanyak 17% kandungan nutrisi dipertimbangkan, faktor tekstur lipstik sebanyak 15% baru kemudian faktor harga (13%) dan merek (10%).
Lipstik matte yang tren sejak dua tahun lalu masih dipilih mayoritas responden yaitu sebanyak 76%, sedangkan 24% lebih menyukai lipstik glossy. Lipstik dalam bentuk padat masih disukai 40% responden, diikuti lipstik bentuk cair sebanyak 25% dan 17% memilih lip tint yang serbaguna.
Lipstik Di Balik Masker
Apakah di masa pandemi mayoritas wanita aktif tetap berlipstik? Sebanyak 54% tetap mengenakan lipstik dibalik masker yang mereka kenakan dan 37% saja yang sengaja mencari lipstik transferproof agar masker yang dikenakan tidak kotor dan bernoda. Namun ada sebanyak 61% yang memilih tidak berlipstik.
Mengaku merasa tidak lengkap bila tidak mengenakan lipstik, meskipun tertutup oleh masker wajah.
Yang menarik, 50% responden belum membeli lipstik lagi selama masa pandemi ini, 34% membeli satu - dua kali dan hanya 11% membeli lipstik baru lebih dari 3 kali. Bagaimana dengan Anda? (f)
Baca Juga
5 Tren Makeup 2021
Ada Sifat Ibu Pada Setiap Wanita
Topic
#FeminaBeauty, #Lipstik, #PollingFemina