Foto: Fotosearch
Sesuai namanya, dental aesthetic terkait erat perawatan keindahan visual dari gigi, demi kebutuhan kecantikan penampilan seseorang, disamping mengembalikan fungsi gigi tersebut tentunya. Perawatan dental aesthetic bisa ditemukan pada klinik-klinik gigi.
Menurut drg. Novandyta Hapsari, Sp. KG, endodontist dari Ultimo Aesthetic & Dental Center, dental aesthetic artinya mempercantik tampilan pada gigi dan gusi tanpa menambahkan sesuatu. Dilakukan dengan merapikan posisi, tampilan, dan harmonisasi pada rahang. Sedangkan, bila menambahkan sesuatu, disebut sebagai kosmetik gigi. Berbagai dental aesthetic disesuaikan dengan kebutuhan dan fungsinya pada mulut kita.
“Jadi, apabila kita menginginkan salah satu dari dental aesthetic tersebut, belum tentu langsung dikabulkan dokter gigi. Dilihat juga kebutuhan dan fungsinya nanti,” ungkap Novandyta yang juga menjelaskan beberapa jenis dental aesthetic sebagai berikut.
Tooth bleaching
Apabila menyikat gigi tidak kunjung memberikan hasil, menurut Novandyta senyum cerah seperti iklan pasta gigi bisa didapatkan dalam waktu singkat dengan metode bleaching. Metode ini menggunakan cairan peroksida untuk mengangkat zat asing yang menutupi warna asli gigi.
Masalah: Semakin umur menua, warna gigi seorang tidak seputih sebelumnya. Makanan dan minuman dikonsumsi juga memengaruhi, seperti teh, kopi, anggur merah. Apalagi bila Anda memiliki kebiasaan merokok. Ataupun pengaruh konsumsi obat antibiotik. Serta plak atau karang gigi yang menumpuk.
Cara perbaikan: Pemutihan gigi diberi pilihan untuk dilakukan langsung di klinik (in-office) mau pun di rumah (at-home). Bahan pemutih berupa gel peroksida dengan kadar konsentrasi 15% - 43% bila in-office atau 3% - 20% at-home. Oleh karena konsentrasi yang tinggi, metode in-clinic mencerahkan gigi dalam waktu beberapa menit. Gel peroksida pun langsung dioleskan pada gigi. Sedangkan dengan metode at-home, gel-nya ditaruh di tray berbentuk gigi lalu di pasang pada gigi. Lama pemakaian tray rata-rata 2 – 3 jam sampai semalaman, tergantung konsentrasi yang dianjurkan dokter. Bleaching di rumah dilakukan selama dua minggu. Tingkat konsentrasi ditentukan oleh ketahanan pasien. Peroksida ini merupakan bahan oksidator kuat. Apabila digunakan berlebihan mengakibatkan gigi ngilu dan kalau keja gusi atau jaringan gigi, bisa menimbulkan sariawan. Metode In-office memungkinkan dokter mengontrol supaya peroksida tidak terkena gusi dan larut oleh cairan mulut.
Perawatan: Menyikat gigi yang baik serta hindari konsumsi berlebihan makanan dan minuman yang dapat mengubah warna gigi seperti teh, kopi, atau merokok. Dengan perawatan baik, warna cemerlang hasil bleaching bisa bertahan ± 3 tahun. Perlu diingat, bleaching cuma mengembalikan ke warna asli gigi. Jadi, bisa saja hasil akhirnya tidak putih banget seperti kertas baru. Setiap orang berbeda, seperti warna kulit dan rambut, warna gigi kita pun berbeda.
Harga: ± Rp 5.000.000.(f)
Topic
#dentalaesthetic