Tips
Ask The Expert : Penuaan vs Imun Tubuh

16 Nov 2019


Dok. Shutterstock




Saya ingin membahas proses penuaan dalam kaitannya dengan imunitas tubuh. Bagaimana tubuh melawan dan mempertahankan diri melawan proses penuaan. Saat imunitas tubuh kita mulai melemah, maka fungsi sel-sel di dalam tubuh akan mengalami penurunan, tidak terkecuali T-sel  dan B – Sel yang sangat penting.   Aging digambarkan sebagai penurunan imunitas tubuh terhadap respons dari luar. 

Ada 2 type sel Imunitas :


1. B-cell , sel yang memproduksi antibodi 
2. T-cell, sel yang meregulasi aktivitas sel darah putih


Sel B adalah limfosit yang memainkan peran penting pada imunitas humoral, sedangkan sel T memainkan peran penting imunitas seluler. Fungsi utama sel B adalah untuk membuat antibodi melawan antigen. Sel B adalah komponen sistem imun adaptif.

T sel diproduksi di kelenjar Tymus akan memproduksi
stem cell  yang sangat penting  untuk pertahanan di dalam tubuh. Kelenjar yang berada di bagian dada ini ini paling aktif saat kanak-kanak hingga masa pubertas.

Saat proses penuaan terjadi, kelenjar
thymus akan mengecil dan dengan sendirinya terjadi penurunan dalam memproduksi stem cell. Itu sebabnya  proses penuaan memang ada hubungan dengan  penurunan imun tubuh. 

Bagian penting lainnya yang berperan didalam a
ging adalah stres, dimana sistem kekebalan tubuh seperti sitokin dilepaskan. Stres berasal dari cedera fisik ataupun infeksi, maka respon pikiran / tubuh akan melibatkan serangkaian mediator yang sama.

Cedera atau infeksi memicu peradangan untuk membendung aliran,dan mendorong penyembuhan. Gangguan tidur, kurang nafsu makan, apatis dan kelesuan bagi sebagian besar dari kita merupakan respon sistem saraf  terhadap rasa sakit termasuk stres.

Setelah infeksi sembuh, maka tubuh kita akan noirmal kembali, namun peradangan bis tetap bertahan karena adanya stres psikologis. Stres psikologis adalah salah satu yang memperkuat sistem saraf pusat dan memicu aliran adrenalin yang tidak henti-hentinya.

Hal ini sebenarnya merupakan cara alami tubuh. Adrenalin dan hormon kortisol mengaktifkan respons pada tubuh kita. Kehidupan orang dewasa yang penuh masalah dan stres menyebabkan lonjakan kortisol dan adrenalin dan menyebabkan tubuh kita akan melakukan perlawanan.

Advertisement
Gangguan pencernaan adalah salah satu keluhan pertama saat kita mengalami stres hebat. Energi dialihkan dari saluran pencernaan untuk memberi energi pada otot, meningkatkan darah dan meningkatkan kewaspadaan. Saat stres terjadi pada tubuh maka secara fisik wajah dan tubuh tampak tidak segar, cenderung menua. 


Perawatan Dari Luar 

1. Lakukan deep moisturizer

Gunakan nourishing mask untuk wajah dan lembabkan wajah dengan pelembab  yang kuat untuk meningkatkan kadar air di kulit

2.  Tingkatkan sirkulasi darah di wajah  

Satu minggu sekali lakukan face eksfoliator untuk tetap mempertahankan wajah tetap halus dan lembut. Sebagai alternatif, gunakan face wash  lalu sikat permukaan  wajah (menggunakan sikat wajah) dengan dengan gerakan memutar.

3.    Special treatment

Berikan serum khusus  yang mengandung  peptide dan  krim antiaging  seminggu sekali 


Be gentle to your skin! 

 

dr Juliana Yu, MD.H NH

House Of Skinovation 

Thamrin Residence, Ruko Blok A no. 10, Jakarta10230

Tel   (021) 29937500

www.skinovation.co.id



BACA JUGA :
Ask The Expert : Terlalu Berminyak Atau Terlalu Kering
Ask The Expert: Botox Untuk Pemula
Ask The Expert: 10 Beauty Tips, Anda Wajib Tahu!


 


Topic

#asktheexpert

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?