Foto: Fotosearch
1/ Tabir Surya
Beruntung kulit orang Indonesia yang kebanyakan sawo matang. Pigmen kulit itu adalah tabir surya alami yang dapat melawan efek buruk sinar ultra violet yang dipancarkan matahari. “Penting dicatat, dalam penggunaan tabir surya adalah Sun Protector Factor (SPF) yang memadai, semakin tinggi SPF semakin lama ia bisa melindungi kulit. Selanjutnya, jumlah yang aplikasikan harus cukup, karena banyak yang merasa sudah memakai tabir surya tapi sebetulnya terlalu sedikit. Jangan lupa juga aplikasian ulang,” ujar dr. Susie.
Menurutnya memakai tabir surya memang cukup tricky. Agar efektif, tabir surya harus diaplikasikan 30 menit sebelum Anda bertemu dengan sinar matahari. Selain itu, jika Anda banyak di luar ruangan, diperlukan tabir surya dengan SPF minimal 30. Semakin tinggi SPF semakin lama ia bisa melindungi kulit.
2/ Batasi Gula
Kandungan gula yang tinggi akan menimbulkan glikasi, dimana molekul gula mengikat kolagen dan elastin sehingga mengurangi kekenyalan kulit. Gula yang dimaksud di sini bukan hanya yang terasa manis tapi glukosa dari karbohidrat seperti tepung terigu.
3/ Tahan Ekspresi
4/ Cukup Tidur
Tubuh perlu waktu untuk memperbaiki diri , dan itu terjadi saat tidur. “Tidur 6 – 8 jam dan pada waktu tidur yang normal. Itu artinya, tidur lewat tengah malam dan bangun siang tidak termasuk tidur yang cukup ya,” ujar dr. Susie mengingatkan.
5/ Manfaatkan Teknologi
Tanpa sentuhan pisau bedah pun, Anda bisa, kok, menjaga kulit tetap kencang dan bebas tanda penuaan. Dengan mempertimbangkan faktor keamanan, kini prosedur kecantikan seperti laser dan skin contouring dan tightening (SCT) system semakin digemari.
Teknologi laser bermanfaat mengatasi flek wajah, menghilangkan rambut tubuh yang berlebihan dan tidak diinginkan, menghilangkan urat-urat kecit di sekitar hidung dan pipi (telangiektasis), bekas jerawat, scars, varises kecil, stretch mark, hingga tato.
Sementara SCT system yang menggunakan teknologi prionic radiofrequency dapat membantu mengencangkan kulit, membentuk tubuh (slimming dan body contouring), mengencangkan kulit yang kendur, menghilangkan kantong mata, hingga mengurangi tampilan selulit. “Frekuensi spesifik dari teknologi ini juga meningkatkan biostimulasi dan tidak mengganggu sel-sel dalam tubuh. Hasilnya pun dapat langsung terlihat dan bertahan lama,” ujar dr. Suksmagita Pratidina, Sp.KK dari RS Pondok Indah. (f)