Kulit berminyak banyak ditemukan pada rentang usia 15-39 tahun, dengan produksi sebum berlebih yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor—mulai dari hormon, jenis kelamin, etnis, hingga pola tidur.
Bergantung pada produk mattifying makeup seperti penggunaan loose powder hingga blotting paper yang berlebihan untuk mengurangi kilap hanya membantu sementara.
Untuk mencegah minyak berlebih di wajah, dibutuhkan perawatan rutin harian yang membantu mengontrol produksi sebum dari sumbernya.
Ketika produksi sebum tidak dikontrol dengan baik, pori dapat terlihat semakin besar dan wajah juga terlihat lebih mengilap.
Masalah itu kini punya opsi solusi baru, yaitu La Roche-Posay Effaclar Supramolecular.
Salicylic Acid (SA) dan Niacinamide (vitamin B3) merupakan kandungan bahan aktif unggulan yang ada pada pelembap untuk kulit berminyak.
Pada Effaclar Supramolecular, keduanya hadir dengan teknologi Supramolecular yang telah dipatenkan dan hanya dimiliki oleh La Roche-Posay.
Dengan teknologi Supramolecular, Salicylic Acid dapat bekerja lebih optimal dalam membantu mengeksfoliasi kulit, membersihkan pori yang tersumbat, serta mengontrol minyak berlebih dan menghasilkan tampilan wajah matte.
Sementara itu, Niacinamide membantu menenangkan kulit (anti-inflammatory) dan menjaga tekstur kulit terasa lebih halus.
Teknologi Supramolecular juga diklaim bisa membantu meningkatkan penetrasi Salicylic Acid lebih dari tiga kali lipat dibandingkan kombinasi Salicylic Acid dan Niacinamide konvensional, serta sekitar enam kali lipat dibandingkan penggunaan Salicylic Acid tunggal.
“Produksi minyak berlebih dapat lebih terkontrol dengan hidrasi kulit yang tetap terjaga,” jelas Pandu Brodjonegoro, Marketing Director L’Oréal Dermatological Beauty Indonesia. (f)