Kesibukan Anda selain modeling?
Peran Anda dalam film ini?
Film ini diadaptasi dari novel Agnes Davonar berjudul sama. Bercerita tentang kisah cinta Eva (saya) dengan seorang remaja SMA bernama Rasya (Maxime Bouttier). Eva adalah seorang anak yatim yang terpaksa menjadi wanita penghibur untuk membiayai pengobatan ibunya yang menderita kanker.
Apakah Anda kesulitan bermain film?
Sebagai pemula, saya tidak menghadapi kendala dalam memahami karakter. Walau kisahnya tidak sama, ada beberapa kemiripan dengan perjalanan hidup saya. Apalagi film ini bercerita tentang perjuangan anak yatim seperti saya. Hal ini sangat memudahkan saya dalam berperan.
Ya. Pada pemilihan umum (pemilu), saya ditawarkan menjadi calon anggota legislatif. Tetapi, karena belum siap secara mental maupun ilmu, saya tolak. Untuk mempersiapkan diri pada pemilu 2019, saya kuliah jurusan hukum perdata di salah satu universitas swasta di Jakarta, mengambil kelas eksekutif yang biasa untuk karyawan. Saya harap, dengan belajar hukum saya mengerti seluk-beluk politik serta tahu apa yang akan saya lakukan kelak.
Anda mulai bosan dengan dunia modeling?
Saya berkarier jadi model sejak tahun 2002, kini saatnya mencoba hal baru seperti main film dan berbisnis. Saya sudah merintis usaha dengan memproduksi keripik ubi kuning. Tahun lalu, saya membuka usaha perawatan kecantikan khusus wanita muslim di Padang dan dikelola ibu saya. Saya tertarik berbisnis karena saya sadar dunia modeling dan hiburan tidak selamanya dapat diandalkan untuk menjalani hidup ke depan.
Anda menikmati kesibukan ini?
Saya menikmati semua kegiatan yang saya lakukan. Untuk mendapatkan yang terbaik dibutuhkan kerja keras dan perjuangan. Ini adalah anugerah Tuhan yang diberikan kepada seorang wanita yang berasal dari daerah, saya tidak akan sia-siakan hal itu. (f)