Yang awalnya hanya mengobrol biasa, berbuntut janjian ngopi bareng, lalu berlanjut ke ‘acara’ yang lebih serius. “Saat liburan, kondisi otak sedang santai-santainya. Ini bikin kadar rasionalitas bergerak turun. Di sinilah cinta lokasi bisa terjadi,” jelas Ratih. Terlebih lagi, bila Anda bepergian ke tempat-tempat romantis seperti Bali, Yogyakarta, Paris, Milan, ataupun New York. Menurut Ratih, memang suasana dan kondisi suatu tempat terbukti punya andil besar menciptakan atmosfer sarat romantisme. Tak mengherankan bila segala aktivitas yang Anda lakukan bersama dia jadi terasa seru dan mengasyikkan.
Ratih menambahkan, manusia pada dasarnya bukan makhluk yang mampu mengandalkan rasionalitas. Ada saat-saat di mana pikiran manusia dikendalikan perasaan sehingga mengesampingkan logika. Dan, ini terjadi pula saat melakukan traveling. “Actually, we’re ruled by our mind. Saat otak dikendalikan perasaan, akal sehat menurun. Anda jadi rentan terbawa perasaan. Makanya, jangan heran bila Anda mendadak jadi sosok yang romantis, saat liburan,” papar Ratih.
Diakui Ratih, kebanyakan cinta lokasi saat traveling hanya berlangsung singkat. Musim liburan berakhir, pasangan traveling biasanya harus kembali ke ‘dunia nyata’ masing-masing. Affair yang terjalin selama liburan pun mau tak mau juga ikut kandas. Menurut Ratih, pendekatan yang relatif sebentar itulah yang menyebabkan fondasi cinta lokasi selama liburan tak kuat. “Biasanya, seseorang langsung menyadari kekonyolan yang ia lakukan selama berlibur. Ia tersadar, ‘Saya kemarin ngapain, ya?’ Ini terjadi karena ambang sadar rasionalitas yang kembali ketika Anda memasuki ‘dunia nyata’ usai liburan.”
Tapi, ada juga, lho pasangan affair yang tetap bertahan dan memilih melanjutkan hubungan lebih serius, meski acara liburan sudah usai. Bahkan, Ratih mengaku, ada pula yang berani mengambil langkah ekstrim: meninggalkan pasangannya masing-masing demi meneruskan affair yang terjalin selama liburan.
“Affair yang berlanjut sampai ke jenjang serius biasanya dipengaruhi faktor-faktor tertentu. Dua orang asing yang sama-sama memiliki pernikahan tak bahagia,yang bertemu, bisa langsung cocok, dan terjadilah affair,” ungkap Ratih.(f)