Bulan Ramadan juga memiliki kesan tersendiri bagi Vinny yang beragama Kristen. ‘Ritualnya’ tiap bulan puasa adalah ikut berbuka puasa bersama teman-temannya yang menjalankan ibadah puasa. “Malah pernah juga saya ikutan sahur bareng yang diadakan teman-teman,” tambahnya.
Menurut Vinny, bulan puasa memiliki ‘aura’ yang berbeda dibandingkan bulan-bulan lain.
Selain suasana yang terasa lebih religius, tiap hari menjadi ajang reuni bagi pertemanannya. “Kalau hari-hari biasa kami sulit ngumpul bareng, ketika Ramadan disempat-sempatkan buat bertemu untuk berbuka puasa bersama.”
Vinny paham, agar sukses menjadi model profesional itu perlu kerja keras, disiplin dan memanfaatkan peluang. Selain itu, ia menyadari bahwa pendidikan juga menjadi satu kunci sukses untuk kariernya. “Karena itu, tahun ini saya berencana melanjutkan kuliah di jurusan sastra Inggris. Saya ingin jago berbahasa Inggris,” ungkap gadis yang hobi berenang ini.
Menurutnya, bahasa Inggris merupakan salah satu penunjang utama kiprahnya di dunia model kelak. Meski memiliki keinginan besar untuk meraih cita-cita sebagai model, ia belum berniat untuk hijrah ke Jakarta, kota yang menjanjikan berjuta peluang untuk gadis-gadis berbakat seperti dirinya.
Saat ini Vinny ingin melanjutkan pendidikan di kota kelahirannya, sambil mengembangkan bakatnya di dunia modeling. “Mama sebenarnya sudah menganjurkan saya supaya pindah ke Jakarta untuk membuka kesempatan yang lebih besar. Tapi, saya punya rencana lain, saya ingin ‘besar’ dulu sebagai model di Medan. Setelah nama saya dikenal dan saya sudah lebih siap mental, baru saya akan mencoba berkarier di Jakarta,” ujarnya, mantap.
Prillia Herawati (Kontributor – Jakarta)