Health & Diet
Varises karena Terlalu Lama Berdiri atau Duduk

8 Apr 2015

Terlalu Lama Berdiri atau Duduk
Risiko: Bengkak, pegal, kram, varises, dan spider vein


Namanya juga wanita sibuk, kalau sudah asyik berkutat dengan pekerjaan, terkadang duduk berjam-jam atau sebaliknya berdiri dan jalan mondar-mandir sepanjang hari mesti dilakoni. Kram dan pegal adalah akibat langsung yang kerap terjadi. “Penyebabnya adalah gangguan sirkulasi darah dari pembuluh darah balik atau vena akibat proses gravitasi dan tidak adanya gerakan otot yang bekerja sama sekali,” jelas dr. Franky Siahaan, Sp. BTKV, dari RS Eka Hospital, BSD, Serpong, Tangerang. Pemijatan di bagian kaki yang pegal secara berkala bisa mengatasinya. Namun hati-hati, pegal di betis bagian belakang bisa merupakan indikasi awal terbentuknya varises.
 
Pada saat berdiri, aliran darah cenderung mengalir kuat ke bawah akibat gravitasi. Kondisi ini memicu katup pembuluh darah vena yang seharusnya mengalirkan darah dari kaki ke jantung tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Akibatnya, darah yang mengalir menuju jantung akan kembali lagi ke seluruh tubuh. Darah yang mengalir ke jantung hanya 70-90 persen, sisanya akan mengumpul, membuat elastisitas dinding vena menurun atau hilang.
Advertisement
Vena jadi melebar dan berkelok-kelok yang disebut varises. Jika varises terjadi pada pembuluh darah kapiler yang kecil, kondisi ini disebut spider vein (telangiectasia). Penampakannya bisa dilihat sebagai garis-garis halus berwarna merah kebiruan.

Awalnya varises muncul sebagai rasa pegal, pada stadium lanjut barulah pembuluh darah vena yang berwarna ungu atau biru gelap mulai terlihat menonjol di permukaan kulit. “Yang paling ringan bisa diatasi dengan penggunaan obat-obatan, pemakaian stocking khusus pengobatan, injeksi obat skleroterapi, pengikisan dengan laser atau gelombang radio, hingga kasus yang paling terberat pembuluh darah dapat diperbaiki dengan operasi,” jelasnya.

Bukan berdiri terlalu lama yang bahaya, duduk terlalu lama seperti saat perjalanan jauh  juga bisa membuat kaki bengkak. Kondisi ini terjadi akibat penumpukan cairan dan sirkulasi darah yang tak lancar. Jangan anggap sepele. Jika pembengkakan tetap terjadi selama beberapa hari, Anda perlu mengonsultasikannya kepada dokter. Kaki bengkak bisa jadi gejala gangguan arthritis, hati, ginjal, endema, jantung, atau deep vein thrombosis (DVT) atau darah beku yang terdapat di pembuluh darah kaki.  Jika bekuan darah tersebut terlepas dan terbawa aliran ke paru (pulmonary embolism) sehingga menyumpal di pembuluh paru, akibatnya adalah kematian. (f) 



 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?