“Awalnya, ada kekhawatiran akan penerimaan konsep tersebut, namun ternyata antusiasme masyarakat cukup tinggi, bahkan pengunjung toko kami bukan hanya dari Jabodetabek, namun juga dari Bandung, Surabaya, bahkan Bali,” papar Mark Magee, General Manager IKEA Indonesia. “Dalam kurun waktu satu tahun, IKEA menerima kunjungan rata-rata sebanyak 5.000 pengunjung tiap harinya, atau 2,5 juta dalam setahun,” tambah Mark.
Memasuki tahun kedua, IKEA akan terus menghadirkan ide inspirasional dan solusi untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik di rumah bagi masyarakat Indonesia. Antara lain, lewat peluncuran catalog IKEA 2016 yang menghadirkan aneka produk perabotan yang tetap ditawarkan dengan harga terjangkau. “Ke depannya, kami mempertimbangkan untuk bisa menambah toko agar dapat menjangkau lebih banyak pelanggan, namun saat ini, mengutamakan dan meningkatkan pelayanan dan operasional di toko pertama ini, masih menjadi fokus kami,” tutup Mark. (f)
Berlianti Savitri