Sex & Relationship
Trauma Dikhianati

9 Mar 2015

Hubungan kasih yang sempat terkoyak karena kekasih berkhianat, tentu menyisakan kenangan menyakitkan. Tetapi, atas nama cinta juga, ketika ia meminta untuk menjalin kasih kembali, iya adalah jawabannya. Namun, hati ini masih didera bayang-bayang pengkhianatan kekasih. Anda pun menjalani relasi ini menjadi tidak menyenangkan. 

Menurut psikolog Monty Satiadarma, membina hubungan emosional dengan seseorang juga mengandung risiko putusnya hubungan akibat berbagai kemungkinan. "Jika Anda siap membina hubungan emosional secara mendalam, Anda juga harus siap menghadapi risiko kemungkinan ditinggalkan, kemungkinan dikhianati, dan langkah antisipasi yang terbaik adalah kesiapan menerima realitas."

Advertisement
Jika hingga masa 6 bulan terakhir ini hubungan Anda baik-baik saja, realitas itu pulalah yang perlu Anda terima. Pada kenyataannya, kondisi Anda berdua berlangsung dengan baik. Antisipasi yang berlebihan dengan landasan kecemasan tidak akan membuat hubungan menjadi lebih baik. Kecemasan terhadap terjadinya kondisi yang tidak diharapkan justru akan membuat situasi Anda memburuk. Pola pikir negatif akan membawa dampak sikap dan perilaku yang mengarah pada hal negatif. Prinsip what you think so it will be (yang kau pikirkan terjadilah) berlaku di sini.

Oleh sebab itu, kembangkanlah sikap menerima, bersyukurlah atas berbagai kondisi dan situasi positif yang Anda alami, karena sikap positif itu juga akan mengundang hal positif untuk hadir di dalam kehidupan Anda. (f)




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?