Trending Topic
Tradisi Buka Puasa di Mesir

25 Jul 2012

Dentuman meriam menjadi simbol sukacita Ramadan di Mesir. Meriam yang dikenal dengan sebutan midfar al iftar atau meriam iftar ini adalah bagian dari tradisi kuno Ramadan di Mesir. Tak hanya untuk menandai waktu berbuka, tapi juga waktu imsak dan dimulainya bulan puasa. Konon, meriam Ramadan ini bermula pada tahun 865H, saat pemerintah Ottoman berkuasa di Mesir. 

Kala itu, di bulan Ramadan, Ottoman tak sengaja menyalakan meriam di area istana. Suara meletusnya  menggema ke seluruh Mesir. Spontan, masyarakat pun menganggapnya sebagai tanda berbuka puasa. Esok harinya, saat dentuman tak terdengar, sejumlah tetua bertandang ke Istana Ottoman agar suara dentuman itu diperdengarkan lagi sebagai tradisi untuk menandai waktu berbuka puasa yang berlaku hingga saat ini.

Keriaan Ramadan di negeri ini juga ditandai dengan puluhan anak-anak yang bermain fanoos (lampu dari kaleng dan gelas warna-warni dengan lilin di dalamnya). Jalan raya dan masjid dipenuhi fanoos supaya lebih berwarna. Sayang, tradisi menyalakan fanoos saat ini mulai luntur dan hanya berlaku di pedesaan. 

Advertisement
Untuk berbuka, masyarakat di Negeri Piramida ini mengenal tradisi maidah rahman atau hidangan kasih sayang, yakni hidangan yang dibagikan secara gratis untuk orang yang berpuasa. Paket hidangan ini melambangkan rasa kasih di antara sesama muslim. Paket hidangan ini biasanya disediakan oleh masjid, rumah makan, hingga resto berbintang. Siapa pun yang berpuasa boleh mencicipinya, tanpa kecuali. 

Menunya beragam, dari yang sederhana hingga makanan bercita rasa bintang lima. Dari hidangan manis hingga makanan utama yang terbuat dari daging sapi, daging kambing, ayam, hingga ikan, tersedia. Sedangkan untuk minumannya, selalu tersedia susu kambing yang berisi potongan kurma dan sirop mawar. 

Sajian wajibnya adalah kunafa dan qatayef. Kunafa (kanafeh) dibuat dari kunafa pastry (adonan khusus untuk kunafa) dan mentega lalu diisi krim dan kacang-kacangan dan disiram sirop. Sedangkan qatayef merupakan pangsit versi manis berisi keju tawar atau campuran aneka kacang, seperti walnut, pistachio, atau almond. Adonan kulit dibuat dari tepung, ragi, dan air, lalu dimasak dengan cara seperti membuat pancake. (f)




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?