Walaupun pemakaiannya hanya sedikit, tidak komplet kalau tidak memasukkan tiga bahan langka ini pada sayur bebanci khas betawi. Ditaburkan dan diaduk pada saat sayur bebanci sudah mendidih matang, tai angin, botor, dan kedaung yang sudah dihaluskan menjadi ciri khas tersendiri yang tidak bisa ditemukan di hidangan sayuran lain. Ketiga bahan tersebut bisa dibeli di Pasar Senen, tapi tidak semua pedagang menawarkan bahan tersebut karena biasanya cuman tukang jamu yang menjual. Selain menjadi bumbu masak, ternyata ketiga bahan ini mempunyai khasiat untuk mengobati berbagai penyakit. Tidak heran bila digunakan untuk ramuan jamu juga.
- Tai angin, atau biasa dikenal dengan kayu angin oleh orang Jawa, adalah sejenis lumut serupa jenggot melingkar yang biasa dijumpai di pepohonan besar dengan tingkat kelembapan yang tinggi. Dipercaya ampuh menangani masuk angin, seriawan, disentri, dan menjadi peluruh air seni. Dalam keadaan utuh, tidak mengeluarkan bau apa-apa, tapi, jika sudah disangrai, ditumbuk, dan diayak, akan tercium bau khas kayu tersendiri yang tidak bisa disamakan dengan bau rempah-rempah lainnya.
- Botor adalah biji dari buah kecipir (biasa untuk lalapan) yang sudah tua. Bijinya yang serupa kacang polong ini juga biasa disantap begitu saja atau disangrai terlebih dahulu dan dicampur dengan sambal. Selain nikmat dilalap, bisa juga dijadikan obat radang anak telinga, masuk angin, pegal linu, malaria, pencernaan kurang lancar, dan kadar gula darah tinggi. Botor juga kaya protein, kalsium, zat besi, dan vitamin A.
- Kedaung serupa dengan kuaci, kulit luarnya berwarna cokelat kehitaman. Bijinya persis biji petai, hijau dan agak ramping. Baunya mirip dengan tai angin dan botor setelah dihaluskan, namun tidak begitu menonjol. Rasanya agak pahit, namun banyak yang menyantapnya sebagai camilan setelah disangrai. Selain untuk bumbu, biji kedaung juga banyak khasiatnya. Di antaranya, sebagai obat perut kembung, obat kolera, dan obat radang usus. Selain bijinya, daun dan batang tanaman kedaung juga bisa dimanfaatkan sebagai obat herba.