Trending Topic
Third Wave Coffe

27 Apr 2015

Kedai kopi generasi baru ini juga tak semata-mata menawarkan racikan kopi. Mereka berusaha untuk mengedukasi orang-orang yang tertarik pada  kopi untuk mengenal lebih dalam lagi cita rasa kopi. Menurut Toni Wahid, penulis dan pengamat kopi, di kafe berkonsep artisan tersebut, orang tak lagi menikmati kopi hanya sebatas sebagai minuman. Lebih dari itu, mereka bisa belajar banyak hal tentang kopi. Mulai dari cupping (mengenali berbagai rasa kopi), brewing (teknik meracik kopi), hingga tawaran wisata ke kebun kopi, misalnya.

Tren yang tengah berkembang di masyarakat Indonesia sejak lima tahun belakangan ini, menurut penulis blog www.cikopi.com ini, tak lepas dari pergerakan gelombang ketiga kopi dunia atau yang lebih dikenal sebagai third wave coffee. Di Amerika Serikat, sebagai negara pusat pergerakan kopi dunia, gelombang kopi ini sudah ada sejak sepuluh tahun belakangan.

Tidak dipungkiri, keterikatan yang cukup lama penikmat kopi dengan generasi kedua kopi (two wave coffee) yang digerakkan oleh kemunculan Starbucks, telah mendorong munculnya keinginan untuk menikmati kopi dengan cara yang berbeda. Kopi tak lagi dibuat secara massal, seperti gaya coffee shop di generasi kedua yang menjadi produk cepat saji. Kedai kopi di generasi ketiga mengedepankan konsep slow bar. Kopi disiapkan dengan cara yang lebih personal dan butuh waktu lebih lama. Tak lagi menggunakan mesin espresso besar, tapi menggunakan mesin pembuat kopi berukuran personal dengan harga yang lebih murah.

Advertisement
Bisa dibilang, third wave coffee sebagai era keterbukaan dalam menikmati kopi. Kedai kopi di era ini justru membuka selebar-lebarnya pintu informasi mereka tentang kopi. Penikmat kopi yang benar-benar tertarik pada kopi dapat bertanya langsung tentang jenis kopi yang mereka minum. Selain itu, teknik pembuatan kopi pun dilakukan secara open bar sehingga orang lain bisa melihat langsung prosesnya. Yang menarik, kedai kopi dengan konsep baru ini juga tak segan-segan menyarankan para pembelinya untuk memilih  jenis kopi yang bisa mereka nikmati untuk mendapatkan pengalaman terbaik menyesap kopi.

Faunda Liswijayanti





 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?