Ian McEwan/ Nan .A. Talese
Sebagai hakim, Fiona Maye mengalami dilema saat harus memutuskan nasib Adam, penderita leukemia berusia 17 tahun, penganut Saksi Jehovah yang menolak keras transfusi darah yang dilarang oleh keyakinannya. Keputusannya menjadi penting karena harus berkejaran dengan waktu mengingat kondisi Adam yang makin kekurangan darah. Upaya pengambilan keputusan kritis ini makin rumit karena di saat yang sama pernikahannya juga mulai berantakan. Selain isu hukum perlindungan anak, kisah Fiona dan Adam sarat nilai-nilai moral dan altruisme yang kuat, serta menghadirkan sosok wanita yang tegar dan berintegritas dalam profesinya. (f)