Health & Diet
Tetap Boleh Olahraga, Kok!

3 Apr 2015

Ibarat sepatu, olahraga mesti dirancang dan disesuaikan dengan bentuk dan kondisi fisik seseorang, seperti penderita diabetes, lupus, obesitas, dan memiliki riwayat cidera. dr. Michael Triangto, SpKO menyarankan sejumlah hal ini sebelum mulai berolahraga.

Diabetes
  • Lakukan pengecekan gula darah sebelum melakukan olahraga, jangan memaksakan diri melakukan olahraga saat gula darah Anda terlalu rendah. Jika Anda mengonsumsi obat penurun kadar gula darah, pastikan Anda makan terlebih dahulu sebelum berolahraga.
  • Jangan lakukan olahraga yang memungkinkan terjadinya luka, terutama di kaki. Selalu gunakan alas kaki.
 
Lupus
  • Lakukan latihan fisik dengan intensitas sesuai dengan porsi yang ditetapkan oleh dokter berdasarkan denyut nadi maksimal.  
  • Dianjurkan untuk melakukan olahraga aerobik dan anaerobik,  seperti jalan  dan jalan cepat, senam, dan yoga.
  • Latihan fisik memberi beragam manfaat untuk penderita lupus, seperti melenturkan otot, merelakskan persendian, mengurangi stres, dan meningkatkan stamina.  

Advertisement
Obesitas
  • Hindari menggunakan sepeda dengan sadel yang kecil karena dapat memicu terjadi cedera pada tulang belakang dan juga otot-otot bokong.
  • Hindari olahraga renang karena suhu air yang dingin akan meningkatkan pembakaran kalori diiringi dengan meningkatnya nafsu makan.
  • Pilih olahraga dengan intensitas rendah namun teratur dan tidak membebani lutut. Dengan begitu, Anda lebih mudah menjadikannya sebagai bagian gaya hidup dan tidak mencederai lutut.      
   
Riwayat Cedera
  • Hindari olahraga yang memberi beban dan memaksa gerakan ekstrem pada bagian yang cedera. Yang pasti lakukan olahraga dari tahap yang paling ringan untuk menguatkan otot-otot di sekitar bagian yang cedera untuk meringankan kerja yang cedera. Jenis olahraga yang tepat harus dikonsultasikan terlebih dahulu.
 
DESIYUSMAN MENDROFA



 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?