Sex & Relationship
Terganggu Pemuja

23 Dec 2015

Kehadiran 'pemuja' tak selamanya menyenangkan. Apalagi jika Anda tak memiliki perasaan spesial padanya. Namun, jika tingkah pemuja makin mengganggu, bahkan merusak relasi dengan kekasih, Anda perlu bersikap tegas.

Psikolog Monty Satiadarma menegaskan, biarlah orang yang mengejar Anda itu terbuai dengan imajinasinya sendiri. "Anda jangan terpengaruh untuk larut dalam kata-kata rayuannya. Jika sampai mengikuti apa yang diinginkannya,  Anda sama saja melakukan tindakan atas keinginan orang lain, bukan keinginan sendiri. Nantinya Anda akan merasa tidak nyaman  karena telah bertindak tak sesuai kata hati."
 
Advertisement
Ia perlu disadarkan untuk menghadapi kenyataan bahwa Anda tak tertarik, apalagi  ingin hidup bersamanya. Tapi  ingat, Anda harus menjaga tutur kata dan sikap dalam menyampaikannya. Jangan bicara dengan kasar atau menyakiti dirinya. Anda tak perlu merasa bersalah karena telah menolaknya, apalagi saat ini Anda juga tengah berhubungan dengan pria lain. Itu adalah hak Anda untuk memilih dengan siapa Anda ingin bersama. Tiap individu berhak mengambil keputusan dan bertanggung jawab sendiri atas pilihan hidupnya.

Abaikan saja segala usahanya untuk mendekati Anda. Tolak dengan halus dan katakan bahwa Anda tidak punya banyak waktu untuk berbicara dengannya, jika ia sering menelepon atau mengirimkan pesan ke ponsel Anda. Bisa saja ia termasuk orang yang cenderung berusaha memperoleh apa pun yang ia kehendaki. Namun, setelah berhasil mendapatkannya, ia tinggalkan. (f)




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?